BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Peta politik nasional kembali bergerak. Tiga politisi senior Partai NasDem, yakni Ahmad Ali, Bestari Barus, dan Rusdi Masse Mappasessu kompak meninggalkan partai besutan Surya Paloh dan memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini dipimpin Kaesang Pangarep.
Perpindahan ini menandai gelombang baru migrasi elite politik ke PSI, meski hingga kini alasan hengkangnya ketiganya dari NasDem belum diungkap secara resmi. Ahmad Ali dan Bestari Barus lebih dulu merapat dan bahkan telah masuk dalam struktur kepengurusan PSI, sementara Rusdi Masse menyusul belakangan.
Kepastian bergabungnya Rusdi Masse ke PSI dibenarkan oleh Bestari Barus, yang kini menjabat sebagai Ketua DPP PSI. Ia menyebut PSI siap membuka pintu selebar-lebarnya bagi Rusdi dan kelompok pendukungnya.
“Kami akan menerima dengan sangat senang hati dan memberikan karpet merah sepanjang-panjangnya untuk menyambut Bung Rusdi bergabung dengan PSI demi memenangkan Pemilu 2029,” ujar Bestari, dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (24/1/2026).
Baca Juga:
Kasus Gratifikasi Rita Seret Politisi Nasdem, Ahmad Ali Dipanggil KPK
Rusdi Masse saat ini masih tercatat sebagai anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Selatan dan menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR, menggantikan Ahmad Sahroni usai gelombang demonstrasi di DPR pada Agustus 2025. Sahroni sendiri telah mengonfirmasi keluarnya Rusdi dari NasDem dan menduga kepindahannya ke PSI.
Sebagai figur kuat di Sulawesi Selatan, Rusdi dikenal sebagai lumbung suara NasDem. Pada Pemilu 2019, ia meraih 119.003 suara, tertinggi di provinsi tersebut. Karier politiknya panjang, mulai dari anggota DPRD Sidrap, Bupati Sidrap dua periode (2008–2018), hingga anggota DPR RI sejak 2019. Ia juga pernah berkiprah di Partai Bintang Reformasi dan Golkar sebelum bergabung dengan NasDem pada 2016.
Sementara itu, Ahmad Ali merupakan politisi asal Sulawesi Tengah yang memiliki rekam jejak kuat di NasDem. Ia pernah menjabat Ketua DPW NasDem Sulteng dan Wakil Ketua Umum DPP NasDem. Ahmad Ali juga dua periode menjadi anggota DPR RI sebelum maju sebagai calon Gubernur Sulawesi Tengah pada Pilgub 2024, meski harus mengakui kemenangan pasangan Anwar Hafid–Remy Lamadjido.
Adapun Bestari Barus dikenal sebagai politisi NasDem di Jakarta. Ia pernah menjadi anggota DPRD DKI Jakarta 2014–2019 dan menjabat Ketua Fraksi NasDem di Kebon Sirih. Bergabungnya Bestari dan Ahmad Ali ke PSI diumumkan bersamaan dengan peluncuran struktur DPP PSI periode 2025–2030 pada 26 September 2025.
Sekretaris Jenderal NasDem Hermawi Taslim sebelumnya merespons santai kepindahan Ahmad Ali dan Bestari Barus. Ia bahkan mengaku ikut senang dan mendoakan keduanya sukses meniti karier politik di partai baru.
Dengan masuknya tiga tokoh berpengalaman ini, PSI dinilai tengah memperkuat mesin politiknya, terutama di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, sebagai modal penting menghadapi Pemilu 2029.











