3 Fenomena Langit Bulan Oktober 2025, Ada Hujan Meteor Orionid

fenomena langit bulan oktober 2025
(freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Langit bulan Oktober 2025 menawarkan beragam fenomena menarik yang bisa disaksikan baik oleh pengamat kasual maupun pecinta astronomi.

Dengan cuaca yang cenderung lebih cerah di sebagian wilayah Indonesia, bulan ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk menikmati keindahan keindahan langit tanpa teleskop.

Dari Supermoon hingga hujan meteor, bulan ini menyimpan banyak momen yang patut dinantikan para pengamat langit. Melansir laman Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan sumber lainnya, berikut 3 fenomena langit bulan Oktober 2025.

1. Supermoon Oktober (6 Oktober)

Fenomena Supermoon akan menjadi pembuka spektakuler di awal Oktober 2025. Pada malam 6 Oktober, Bulan mencapai fase purnama bersamaan dengan posisinya yang paling dekat dengan Bumi atau perigee.

Akibatnya, Bulan akan tampak 14 persen lebih besar dan hingga 30 persen lebih terang daripada saat berada di titik terjauhnya (apogee).

Cahaya Bulan yang begitu terang akan mendominasi langit malam dan menjadi momen yang sempurna untuk dinikmati secara kasat mata maupun diabadikan lewat kamera. Selain keindahannya, Supermoon juga sering menjadi waktu favorit bagi pengamat langit karena detail permukaan Bulan.

2. Hujan Meteor Draconid (8 Oktober)

Beberapa hari setelah Supermoon, langit kembali menampilkan pesonanya lewat hujan meteor Draconid yang akan mencapai puncaknya pada 8 Oktober 2025.

Fenomena ini terjadi ketika Bumi melintasi jejak debu dan puing komet 21P/Giacobini-Zinner yang meninggalkan partikel-partikel kecil di orbitnya. Saat partikel itu memasuki atmosfer Bumi dan terbakar, muncullah kilatan cahaya yang disebut meteor.

Uniknya, hujan meteor Draconid lebih mudah diamati di awal malam karena titik radiannya berada di rasi naga (Draco), yang terletak di langit utara dan sudah tinggi sejak matahari terbenam.

3. Hujan Meteor Orionid (21 Oktober)

Fenomena langit bulan Oktober 2025 lain yang tak kalah menakjubkan akan terjadi pada 21 Oktober 2025, ketika hujan meteor Orionid mencapai puncaknya bersamaan dengan fase Bulan baru.

Kondisi ini sangat ideal bagi pengamat langit karena ketiadaan cahaya Bulan membuat meteor tampak lebih terang dan jelas.

Orionid berasal dari sisa debu Komet Halley, komet legendaris yang melintasi tata surya bagian dalam setiap 76 tahun sekali. Meteor-meteor Orionid biasanya bergerak cepat dan meninggalkan jejak cahaya panjang yang indah di langit malam.

Baca Juga:

Fenomena Blood Moon Siap Menghiasi Langit, Ini Jadwal dan Lokasi di Indonesia!

Fenomena Super New Moon, Warga Jakut Diminta Waspada Banjir Rob

Pengamatan terbaik dapat dilakukan setelah tengah malam hingga menjelang fajar dengan arah pandang ke rasi Orion yang menjadi asal tampaknya hujan meteor ini.

Dengan cuaca yang cenderung cerah, ini adalah waktu terbaik untuk menikmati keindahan langit malam, selemat menikmati.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

2

Profil Hard Gumay, Paranormal yang Ramalkan Perceraian Andre Taulany

3

Saatnya Hangatkan Tubuh dengan Sup Miso! Cek, Resepnya

4

Rilis Inovasi Baru, Google Lens Bisa Jawab Pertanyaan Video!

5

Yuk, Buat Topik Seru di Prompt Notes Instagram!
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg