50 Anak Diduga Keracunan Usai Santap MBG di Sukoharjo, Begini Respon Istana

BGN Sebut Program MBG Atasi Kemarahan Akibat Lapar
Ilustrasi- Pekerja menyiapkan paket makanan yang akan didistribusikan pada program makan bergizi gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jebres, Solo, Jawa Tengah, Senin (13/1/2025).(Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA. ID — Usai Santap menu Makan Bergizi Gratis (MBG), Puluhan siswa SDN Dukuh 03 di Sukoharjo Jawa Tengah diduga mengalami gejala keracunan, mereka keracunan setelah menyantap ayam krispi salah satu menu MBG.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyebut, anak-anak tersebut telah ditangani cepat sesuai tandar prosedur operasional.

Hasan mengatakan, 50 orang anak yang mengalami gejala mual dan muntah-muntah itu langsung diobati di puskesmas. Kini kondisi mereka sudah membaik.

“SOP yang diterapkan dalam MBG ini adalah sekolah lapor kepada SPPG dan puskesmas jika ada kejadian yang tidak diinginkan. Makanan langsung ditarik oleh SPPG, kemudian diganti menu lain,” ujar Hasan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (16/1/2025).

Ada pula SOP lain yang diterapkan jika dalam pelaksanaan MBG ditemukan insiden atau kendala. Setiap SPPG wajib menyimpan sampel makanan selama kurang lebih 2×24 jam.

Sehingga, jika ada kejadian yang tidak diinginkan seperti di Sukoharjo, lanjut Hasan, penyebabnya dapat dilacak dengan cermat.

“Saat ini sampel makanan yang disimpan di SPPG sedang diperiksa oleh dinas kesehatan,” ucapnya.

Menurut Hasan, insiden di Sukoharjo menjadi evaluasi penting bagi Badan Gizi Nasional (BGN). Karena BGN adalah penanggung jawab utama program MBG.

“Ini akan menjadi evaluasi yang amat penting bagi BGN untuk memperketat pelaksanaan SOP dalam setiap rantai penyiapan MBG. Sehingga, kualitas dan kehigienisan makanan bisa terjamin,” ucap Hasan.

BACA JUGA: Program MBG Tahap 2 di Kota Bandung Capai 21.271 Siswa di 7 Wilayah Kota Bandung

Dalam kesempatan berbeda, Kepala BG Dadan Hindayana mengatakan, insiden di Sukoharjo itu karena kesalahan pengolahan ayam. Saat itu ayam menjadi menu utama MBG di SDN Dukuh 03 Sukoharjo.

Dadan juga mengatakan, tak lama setelah anak-anak menunjukkan gejala mual dan muntah-muntah, petugas kesehatan langsung gerak cepat. Menu yang diedarkan pun langsung ditarik dan diganti.

Penjelasan Puskesmas Sukoharjo

Sementara itu, berdasarkan data Puskesmas Sukoharjo, sekitar 50 siswa SD Negeri (SDN) 3 Dukuh, Sukoharjo, Jawa Tengah, mengalami keracunan dengan gejala pusing dan muntah usai menyantap makan bergizi gratis (MBG), Kamis (16/1).

Menu makan bergizi gratis di SDN Dukuh 3 pada hari itu yakni nasi, ayam goreng tepung, cah wortel, tahu, dan susu.

“Ada sekitar 50-an yang dikasih obat dari 200 siswa di SDN Dukuh 3,” kata Kepala Puskesmas Sukoharjo, Kunari Mahanani seperti ikutip Teropongmedia.

Kunari menyebut keluhan yang dialami para siswa diduga disebabkan olahan ayam yang kurang matang. Namun, dia mengatakan setelah diobservasi, kondisi para siswa tidak mengkhawatirkan.

“Ayam yang tidak matang. Yang terkena itu istilahnya cuma mual, muntah, dan pusing, tidak sampai dirujuk ke rumah sakit. Sudah kita tangani, obati, kita observasi, hasilnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujarnya.

 

 

(Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Kucing Uya Kuya Kembali, Sang Presenter Ungkap Rasa Syukur

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

Begini Cara Reschedule Tiket Kereta Api yang Benar Melalui Acces by KAI!

5

KDM Kebut Pembangunan TPPAS Legok Nangka
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri