6 Fakta Gus Miftah Dalam Klarifikasi Kasus Hina Penjual Es Teh

Gus Miftah Penjual Es
(Instagram/@agusmiftah)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gus Miftah yang merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, menjadi sorotan netizen setelah aksinya menghina seorang penjual es teh bernama Sunhaji saat berdakwah viral di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan Gus Miftah menggunakan kata-kata kasar kepada Sunhaji, yang memicu kecaman luas.

Menyadari kesalahannya, Gus Miftah langsung membuat video permintaan maaf dan mengunjungi kediaman Sunhaji untuk meminta maaf secara langsung.

Permintaan maaf tersebut sang pendakwah lakukan pada Rabu (20/11/2024) malam saat gelaran acara salawatan di lapangan drh Soepardi, Kecamatan Mungkid.

Berikut beberapa fakta terkait permintaan maaf Gus Miftah kepada Sunhaji:

1. Permintaan Maaf Melalui Video

Sebelum mendatangi kediaman Sunhaji, Gus Miftah terlebih dahulu meminta maaf melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Gus Miftah mengaku ucapannya kepada Sunhaji hanyalah bentuk candaan.

2. Mengunjungi Kediaman Sunhaji

Setelah video permintaan maafnya viral, Gus Miftah mengunjungi rumah Sunhaji di Dusun Gesari, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, pada Rabu (4/12/2024) sekitar pukul 07.00 WIB.

3. Saling Memaafkan

Sunhaji mengakui bahwa Gus Miftah telah menemuinya dan meminta maaf. Gus Miftah juga berjanji akan mengadakan acara pengajian di lingkungan tempat tinggal Sunhaji pada (17/12/2024).

4. Gus Miftah Memberikan Uang Kepada Sunhaji

Selain meminta maaf, Gus Miftah juga memberikan sejumlah uang kepada Sunhaji. Namun, Sunhaji enggan menyebutkan nominal yang diterimanya.

BACA JUGA : Petisi Pecat Gus Miftah dari Utusan Khusus Presiden Kian Menggema!

5. Permintaan Maaf Kepada Masyarakat

Gus Miftah tidak hanya meminta maaf kepada Sunhaji, tetapi juga kepada masyarakat luas. Ia berjanji untuk menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran untuk dirinya.

6. Ditegur Sekretaris Kabinet

Dalam video permintaan maafnya, Gus Miftah mengakui bahwa ia sempat mendapat teguran oleh Sekretaris Kabinet. Ia mendapat teguran untuk lebih berhati-hati berbicara di depan publik.

Namun, tidak tahu secara pasti apakah permintaan maaf tersebut ai lakukan atas teguran tersebut atau tidak.

Permintaan maaf Gus Miftah kepada penjual es atau Sunhaji dan masyarakat menjadi bukti bahwa dia menyadari kesalahannya dan berusaha untuk memperbaiki situasi.

 

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik