7 Efek Samping Akupuntur, Bisa Sampai Hepatitis!

Efek Samping Akupuntur
7 Efek Samping akupuntur (pinterest)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Akupuntur merupakan metode pengobatan alternatif yang berasal dari Tiongkok dan telah menjadi pilihan yang populer bagi banyak orang yang mencari solusi untuk berbagai masalah kesehatan. Namun seperti halnya metode pengobatan lainnya, akupuntur memiliki beberapa efek samping yang harus perhatikan.

Berikut beberapa efek samping akupuntur yang bisa saja terjadi.

1. Kelelahan

Meskipun akupuntur dikenal dapat meningkatkan energi, tidak jarang orang merasa lelah setelah sesi. Efek samping akupuntur yang paling umum adalah pusing dan kelelahan, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports pada tahun 2017.

Setelah sesi akupuntur, segera beristirahat dan tidur lebih awal jika merasa lelah. Anda akan merasa segar kembali setelah mendapatkan jumlah istirahat yang cukup.

2. Ruam dan Penyakit Kulit

Efek samping lain yang harus diperhatikan adalah ruam, kemerahan, dan gatal pada kulit yang dapat muncul setelah sesi akupuntur. Ini biasanya karena infeksi.

Kulit dapat terluka karena tusuk jarum, yang memungkinkan bakteri, terutama Staphylococcus, untuk masuk dan menginfeksi. Stimulasi jarum juga dapat menyebabkan ruam. Segera temui dokter kulit jika ruam tidak membaik dalam beberapa hari atau malah memburuk.

3. Rasa Sakit

Setelah sesi akupuntur, beberapa individu mungkin mengalami rasa sakit di area yang ditusuk jarum. Rasa sakit ini umumnya disebabkan oleh reaksi terhadap tusukan jarum yang dapat mengenai otot, saraf, atau pembuluh darah. Sensasi sakit ini biasanya akan hilang dalam 24 jam. Terkadang, rasa sakit juga dapat juga dengan kedutan otot.

4. Memar

Memar di sekitar titik tusukan adalah efek samping akupuntur yang umum terjadi. Ini disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah dekat permukaan kulit akibat tusukan jarum. Anda tidak perlu khawatir karena ini adalah reaksi alami tubuh terhadap tusukan jarum. Memar bisa teratasi dengan menggunakan kompres hangat.

5. Perdarahan

Perdarahan adalah efek samping lain yang mungkin terjadi akibat tusukan jarum akupuntur. Biasanya, ini terjadi jika jarum masuk di area leher atas, di mana pembuluh darah yang lebih dalam dapat pecah. Perdarahan ini dapat menyebabkan sakit kepala, mual, dan muntah. Perlu tahu bahwa perdarahan hebat juga dapat terjadi jika sedang mengonsumsi obat pengencer darah.

BACA JUGA : Pijat Refleksi Kaki: Manfaat dan Titik Penting yang Perlu Diketahui

6. Hepatitis

Efek samping yang lebih serius adalah risiko infeksi virus hepatitis C. Hal ini terjadi jika jarum yang terpakai tidak steril. Jarum yang tidak steril dapat terkontaminasi oleh virus hepatitis C dan jika terpakai pada pasien lain, virus ini dapat masuk ke dalam aliran darah pasien. Oleh karena itu, pastikan menjalani akupuntur di tempat yang terpercaya dan dengan terapis yang bersertifikasi.

7. Cedera Organ

Jarum akupuntur, jika telalu menusuk terlalu dalam, dapat menusuk organ dalam, terutama paru-paru. Meskipun risiko ini jarang terjadi jika menggunakan jasa terapis yang tepercaya, beberapa studi telah mencatat kasus cedera organ, jaringan, dan saraf akibat akupuntur.

Kondisi yang sering terjadi adalah kerusakan pneumotoraks, yaitu udara yang bocor ke ruang antara paru-paru dan dinding dada. Jarum umumnya mereka tusukan di area dada, punggung, dan leher. Gejala yang biasa muncul termasuk sesak napas, nyeri dada, dan kesulitan bernapas.

(Hafidah/)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Kucing Uya Kuya Kembali, Sang Presenter Ungkap Rasa Syukur

3

Begini Cara Reschedule Tiket Kereta Api yang Benar Melalui Acces by KAI!

4

Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor

5

KDM Kebut Pembangunan TPPAS Legok Nangka
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri