BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Upaya pencarian korban banjir bandang di kawasan Jembatan Kembar Batas Kota Silaiang Bawah, Padang Panjang Barat, kembali membawa kabar duka. Tujuh orang ditemukan meninggal dunia di sepanjang aliran Sungai Batang Anai, Kamis (27/11/2025).
Lokasi penemuan para korban berada di wilayah Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, berjarak cukup jauh dari pusat bencana. Para korban pertama kali ditangani oleh tim medis Puskesmas Kayu Tanam sebelum proses identifikasi lanjutan dilakukan.
Berdasarkan laporan dari kantor berita Antara, Kumat (28/11/2025), Kepala Puskesmas Kayu Tanam, Yurika, membenarkan bahwa seluruh jenazah dibawa ke fasilitas kesehatan tersebut untuk penanganan awal. Selanjutnya, unit Inafis Sat Reskrim Polres Padang Pariaman melakukan identifikasi identitas.
Menjelang malam, sekitar pukul 18.20 WIB, ketujuh jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Padang untuk proses identifikasi lebih mendalam.
Baca Juga:
Padang Darurat Banjir, Aktivitas Warga Terhambat, Sekolah Diliburkan
Daftar Korban yang Telah Teridentifikasi
- Nilmawati (59)
- Riki Saputra (38)
- Junimar (52)
- Agung Purnomo (30)
- Silvi Marta Putri (20)
- Roby Handaryo (42)
- Fariz (6)
Tim gabungan menduga masih ada korban lain yang belum ditemukan akibat ganasnya terjangan banjir bandang tersebut.
Proses pencarian terus berlangsung di dua titik utama, yakni kawasan permukiman sekitar Jembatan Kembar Silaiang Barat, dan sepanjang Sungai Batang Anai, yang diduga menjadi jalur hanyutnya beberapa korban.
Petugas bekerja dengan kewaspadaan penuh. Debit Sungai Batang Anai masih tinggi, sementara hujan terus mengguyur kawasan tersebut, meningkatkan potensi banjir bandang susulan.
Meski kondisi alam tidak bersahabat, tim SAR, aparat kepolisian, TNI, petugas BPBD, dan relawan tetap melanjutkan penyisiran untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi.











