Aceh Perpanjang Tanggap Darurat di 10 Kabupaten, Logistik dan Infrastruktur Jadi Prioritas

Bantuan Aceh
Sejumlah akses jalan menuju Aceh Tengah lumpuh total akibat banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra.(Foto: dok.Antara)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sebanyak 10 kabupaten di Aceh menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana hidrometeorologi akibat banjir dan longsor hingga awal 2026. Perpanjangan dilakukan karena kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan intensif.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh sekaligus Ketua Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, M Nasir, mengatakan perpanjangan status tersebut bertujuan agar upaya penanganan dapat berjalan lebih optimal.

“Perpanjangan status tanggap darurat ini dilakukan agar penanganan di lapangan dapat berjalan lebih maksimal,” kata M Nasir, Rabu (31/12).

Ia merinci, Kabupaten Aceh Tamiang dan Bireuen memperpanjang status tanggap darurat sejak 24 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026. Sementara Aceh Timur, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah menetapkan status serupa mulai 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.

Adapun Kabupaten Aceh Utara memperpanjang tanggap darurat mulai 30 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Bener Meriah menetapkan perpanjangan selama tujuh hari, terhitung 31 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026. Sedangkan Gayo Lues menjalani masa tanggap darurat sejak 22 Desember 2025 dan berakhir pada 31 Desember 2025.

Untuk wilayah Kabupaten Pidie, status tanggap darurat berlaku mulai 25 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, sementara Pidie Jaya menetapkan status tersebut sejak 23 Desember 2025 hingga 31 Desember 2025.

Baca Juga:

Banjir Terjang Aceh, 3 Desa di Semeulue Terendam

Selain itu, M Nasir menyebut terdapat enam kabupaten/kota lain di Aceh yang telah beralih dari fase tanggap darurat ke masa transisi pemulihan.

“Ada progres di enam daerah. Namun, untuk 10 kabupaten yang memperpanjang status, kondisi di lapangan masih memerlukan penanganan khusus,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah Aceh akan memastikan kebutuhan logistik, perbaikan infrastruktur darurat, serta pelayanan bagi masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Bangun Spiritualitas Warga, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
Disdik Jabar Pastikan Data PCMB Aman, Siapkan Solusi bagi Calon Murid yang Belum Tertampung di Sekolah Negeri
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
bank bjb Perkuat Inklusi Keuangan Penyandang Disabilitas melalui Program DIA KITA
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Berita Lainnya

1

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

2

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
WIITEX 2026 Catat Transaksi Rp25 Miliar, Jabar Perkuat Ekspor Kopi, Teh, dan Kakao
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis