BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Aceh Selatan sejak Jumat (17/10/2025) siang memicu bencana banjir yang merendam setidaknya sebelas desa (gampong) di dua kecamatan.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan hingga Jumat malam, tim di lapangan masih terus melakukan pendataan. Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan Zainal menyebutkan banjir mulai terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung sejak siang hari mengakibatkan air sungai di wilayah Labuhan Haji dan Labuhan Haji Barat meluap, merendam permukiman warga,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).
Tingginya curah hujan ini, menyebabkan permukiman penduduk terendam dengan ketinggian air bervariasi antara ±40 hingga 70 sentimeter.
Banjir juga mengganggu akses di jalan lintas desa. Ada sebelas desa yang terdampak seperti Kecamatan Labuhan Haji, yakni Desa Padang Bakau, Desa Apha, Desa Ujung Batu, Desa Dalam, Desa Hulu Pisang, dan Desa Manggis Harapan.
Lalu di Kecamatan Labuhan Haji Barat ada Desa Tutong, Desa Tengoeh Iboeh, Desa Medak Paya, Desa Blang Poroh, dan Desa Kuta Trieng.
Baca Juga:
70 Rumah di Kota Medan Terendam Banjir, Ratusan Warga Mengungsi
Sejauh ini, BPBA memastikan tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah banjir ini. Namun, pendataan mengenai kerugian material, jumlah korban terdampak, dan warga yang mengungsi masih dalam proses asesmen oleh tim di lapangan.
Zainal mengungkapkan, pihaknya telah menugaskan personel, termasuk Kabid Damkar dan Penyelamatan, untuk melakukan pemantauan dan asesmen langsung di lokasi.
Selain itu, Petugas Damkar PB 03 Labuhan Haji juga berkoordinasi dengan musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) setempat.
(Anisa Kholifatul Jannah)











