BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 1.895 personel gabungan untuk mengawal unjuk rasa di sejumlah titik di DKI Jakarta.
Pengamanan dilakukan agar penyampaian aspirasi berjalan tertib dan aman.
“Kami ingin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan saling menghormati,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro, Selasa (18/11/2025).
Terdapat 1.895 personel gabungan dari TNI, Polri, dan juga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dikerahkan untuk mengawal sejumlah aksi di Jakarta Pusat.
Dia menyebutkan terdapat tiga fokus pengamanan pada hari ini. Yakni, unjuk rasa Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia dan beberapa elemen massa di wilayah Gambir, Jakarta Pusat.
Lalu, unjuk rasa terkait pengesahan revisi UU KUHAP dan RUU Perkoperasian di Gedung DPR/MPR.
Kemudian, ada pula unjuk rasa yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Mahkamah Konstitusi yang bertempat di Gedung Mahkamah Konstitusi.
“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan humanis dan profesional,” ujar Susatyo.
Baca Juga:
Ada Demo Buruh di Monas, 1.963 Personel Gabungan Disiagakan
Tati Supriati Irwan Gelar Pendidikan Demokrasi di Madrasah Aliyah Al-Muhajirin
Dia menegaskan seluruh personel di lapangan tidak dibekali senjata api. Hal itu dilakukan untuk memastikan suasana penyampaian pendapat tetap aman dan nyaman bagi seluruh peserta.
Dia juga menekankan kepada personel untuk memberikan ruang dan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.
Para orator juga diminta agar tetap bijak dan tidak mengeluarkan pernyataan yang dapat memicu ketegangan antarpeserta unjuk rasa.
Dia mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama aksi berlangsung. Sehingga massa diimbau agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan atau merusak lingkungan.
(Anisa Kholifatul Jannah)











