BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Agung Yansusan, menyoroti angka pengangguran yang masih tinggi di Kabupaten Bandung. Menurutnya, kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dengan menggenjot pertumbuhan ekonomi berbasis konsumsi masyarakat, investasi, ekspor, serta belanja pemerintah.
Dalam keterangannya, Agung menekankan pentingnya optimalisasi penyerapan anggaran oleh pemerintah daerah agar dana yang tersedia benar-benar digunakan untuk kegiatan yang berdampak langsung pada perekonomian masyarakat.
“Pemerintah daerah harus menyerap anggaran secara maksimal. Jangan sampai terjadi silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) yang besar, karena itu artinya uang tidak berputar di Kabupaten Bandung dan tidak berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal,” kata Agung saat diwawancarai, dikutip Senin (13/10/2025).
Selain penyerapan anggaran, Agung juga menyoroti pentingnya menciptakan iklim investasi yang ramah agar investor tertarik menanamkan modalnya di wilayah Kabupaten Bandung. Menurutnya, investasi merupakan salah satu kunci dalam menciptakan lapangan kerja baru yang dibutuhkan masyarakat.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa ketergantungan terhadap lapangan kerja formal saja tidak cukup. Agung menilai bahwa pemerintah seharusnya memperkuat sektor UMKM, terutama yang berbasis pada konsumsi rumah tangga dan potensi lokal.
“Produk-produk UMKM sangat beririsan dengan kebutuhan rumah tangga masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah perlu hadir untuk memperkuat produksi, distribusi, dan penjualannya,” jelasnya.
Gen Z sebagai Pelaku Bisnis Mikro
Agung Yansusan juga melihat potensi besar pada generasi muda, khususnya generasi Z, yang memiliki kecenderungan kuat dalam bidang wirausaha. Menurutnya, daripada hanya bergantung pada industri besar, pemerintah harus mendorong semangat entrepreneurship di kalangan anak muda.
“Anak-anak muda kita, khususnya generasi Z, banyak yang memiliki semangat berwirausaha. Ini bisa menjadi peluang besar bagi kebangkitan ekonomi mikro di Kabupaten Bandung jika difasilitasi dengan baik,” tambahnya.
Baca Juga:
Agung Yansusan Desak Evaluasi Total MBG, Pengawasan Jangan Bebani Guru
Dugaan Korupsi MBG Rp10 Miliar, Agung Yansusan: Harus Segera Ditindak dan Diawasi Ketat
Agung menegaskan solusi untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Bandung tidak hanya bertumpu pada sektor industri, tetapi juga pada pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan yang inklusif. Dengan strategi yang menyentuh sektor konsumsi, UMKM, dan kewirausahaan, ia optimistis pengangguran bisa ditekan secara signifikan.
(Virdiya/_Usk)










