BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID –– Anggota DPRD Jawa Barat, Agung Yansusan, menyoroti maraknya alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan komersial seperti ruko.
Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, @agung.yansusan, ia mengatakan fenomena ini terjadi karena hasil usaha pertanian masih kalah menguntungkan dibandingkan dengan penyewaan properti.
“Kenapa sawah berganti jadi ruko? Karena nyewain ruko lebih menguntungkan daripada nanam padi,” ujar Agung dalam video tersebut, dikutip Sabtu (25/10/2025).
Menurutnya, kondisi ini mencerminkan masih rendahnya nilai keekonomian sektor pertanian akibat biaya operasional yang tinggi serta kurangnya dukungan pemerintah terhadap petani.
Agung menegaskan pemerintah provinsi memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat dukungan bagi sektor pertanian, khususnya melalui optimalisasi bantuan-bantuan pertanian.
“Kami ingin mendorong agar anggaran bantuan pertanian dikuatkan kembali. Ini tugas kita sebagai pemerintah provinsi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan dukungan terhadap penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk baik organik maupun non-organik, serta layanan publik terkait pertanian harus menjadi “peluru utama” dalam menghadapi persoalan alih fungsi lahan.
Baca Juga:
Agung Yansusan: Ucapan Baik Juga Sedekah
Lewat Unggahan di Instagram, Agung Yansusan Ingatkan Pentingnya Istighfar dan Introspeksi Diri
Dengan penguatan bantuan tersebut, Agung berharap para petani di Jawa Barat tidak perlu lagi ragu untuk tetap bertani karena sektor ini dapat kembali memberikan keuntungan yang layak.
“Petani tidak perlu berpikir berkali-kali untuk tetap bertani, karena ini harusnya lebih menguntungkan daripada menyewakan ruko,” pungkasnya.
(Virdiya/Aak)











