BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Legenda MotoGP asal Brasil, Alex Barros, membuat prediksi mengejutkan jelang bergulirnya MotoGP 2026. Menurutnya, pendatang baru Honda LCR, Diogo Moreira, memiliki peluang lebih besar untuk merebut gelar Rookie of the Year, mengalahkan bintang besar yang baru naik dari WorldSBK, Toprak Razgatlioglu.
MotoGP 2026 akan kedatangan dua rookie yang paling disorot publik. Moreira tiba dengan status juara Moto2 2025, sementara Toprak membawa reputasi besar sebagai tiga kali juara dunia Superbike yang direkrut Pramac Yamaha.
Dalam wawancara bersama Motosan, Barros menegaskan bahwa dukungannya kepada Moreira bukan tanpa alasan. Ia mengaku telah mengikuti perjalanan sang rider sejak kecil dan melihat mentalitas yang berbeda.
“Dia jatuh di tikungan pertama saat balapan motocross, tapi tetap finis kedua. Dari matanya saya tahu, dia tidak pernah menyerah,” ucap Barros, dikutip Rabu (26/11/2025).
Menurut Barros, kombinasi bakat, kecepatan, dan karakter fighter membuat Moreira datang ke MotoGP dengan “paket lengkap”.
“Dia sudah siap. Dalam MotoGP, kesiapan sejak awal adalah keuntungan besar,” tegas mantan pembalap GP500 tersebut.
Baca Juga:
Yamaha Siapkan Toprak Razgatlıoglu untuk MotoGP 2026
Toprak Jajal Ketangguhan Yamaha YZR-M1 di Sirkuit Jerez
Sebagian besar analis menilai Toprak Razgatlioglu akan menjadi rookie yang lebih mencuri perhatian pada awal musim. Pengalaman panjangnya mengendalikan motor bertenaga besar di WorldSBK serta kemampuan pengereman ekstrem membuatnya dianggap kandidat utama.
Dalam tes Valencia, Toprak bahkan tampil sebagai rookie tercepat, unggul lebih dari setengah detik atas Moreira.
Namun Barros tetap bergeming. Baginya, karakter MotoGP yang berbasis motor prototipe akan lebih natural bagi pembalap yang datang dari Moto2 ketimbang dari Superbike.
“Adaptasi Toprak bisa lebih berat, apalagi Yamaha menggunakan mesin baru V4 yang masih tahap pengembangan,” ujar Barros.
Selain faktor individu, Barros menilai situasi teknis kedua tim juga akan berpengaruh besar. Honda yang menaungi Moreira menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim 2025.
Pabrikan Jepang itu berhasil naik level dalam sistem konsesi dan kini sejajar dengan KTM dan Aprilia. Sementara Yamaha secara terbuka menyatakan bahwa paruh pertama musim 2026 akan fokus pada pengembangan motor V4 terbaru mereka yang masih belum stabil.
Dengan demikian, Moreira diprediksi memulai musim dengan motor yang lebih matang dibandingkan tunggangan baru Toprak.
“Dengan motor yang sudah siap pakai, peluang Moreira untuk tampil kuat sejak awal sangat terbuka,” tambah Barros.
Jika prediksi Barros menjadi kenyataan, MotoGP 2026 tidak hanya akan mempertemukan dua talenta besar, tetapi juga bisa menandai sejarah penting bagi Brasil. Moreira berpotensi menjadi debutan Brasil paling sukses dalam satu dekade terakhir.
Sementara itu, Toprak tetap menjadi magnet perhatian karena gaya balap agresif dan reputasinya di Superbike. Persaingan keduanya diyakini menjadi salah satu storyline paling menarik di MotoGP 2026.











