BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Alter Ego Esports berjuang keras melewati perlawanan sengit Aurora Türkiye dalam laga penutup Swiss Stage Round 1 M7 World Championship. Wakil Indonesia itu berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan 1-0 setelah 25 menit penuh ketegangan dan jual beli serangan.
Pertandingan yang digelar di XO Hall MPL Arena, Jakarta, Sabtu (10/1/2026) ini jauh dari kata mudah. Aurora Türkiye membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap.
Mereka memberikan perlawanan yang membuat Alter Ego harus mengeluarkan seluruh kemampuan untuk meraih kemenangan.
Sebagai tuan rumah, Alter Ego datang dengan beban berat untuk menang. Meski sempat tertinggal di awal permainan, pengalaman internasional mereka akhirnya menjadi pembeda ketika pertandingan memasuki fase krusial.
Draft Phase: Battle of Scaling vs Early Aggression
Alter Ego membuka draft dengan strategi weapon master. Alekk mengamankan Hylos sebagai tank dengan sustain tinggi, Hijumee memilih Zhuxin di mid lane untuk mobility, Yazukee mengunci Leomord sebagai jungler yang kuat di team fight, Arfy mengambil freya di gold lane, dan Nino memilih cici di exp lane untuk damage hybrid.
Aurora Türkiye merespons dengan komposisi yang lebih seimbang. Pagu mengambil Gatotkaca sebagai tank dengan crowd control kuat, Rosa memilih Novaria di mid lane untuk poke damage, Tienzy mengunci Nolan sebagai jungler agresif, Sigibum menggunakan Claude untuk mobility tinggi, dan Lunar memilih Sora di exp lane untuk sustained damage.
Draft Aurora terlihat lebih kuat di mid hingga late game, sementara Alter Ego mengandalkan lifesteal yang dimiliki hero-hero yang dipilih.
Menit 4: Team Fight Game-Changing, Yazukee Panen Gold
Alekk dengan Hylos tank menyerap semua damage di frontline, sementara Yazukee menemukan opening sempurna. Dengan Leomord, dia melompat masuk ke backline Aurora dan berhasil mengeksekusi.
Team fight berlangsung chaos. Hijumee dengan Zhuxin melakukan cleanup. Alter Ego memenangkan team fight dan Yazukee berhasil panen gold dari beberapa kill dan curian jungle.
Jual Beli Serangan: Pertandingan Sengit Tanpa Henti
Setelah team fight menit 4, pertandingan berubah menjadi jual beli serangan yang tidak berhenti. Tidak ada tim yang mau bermain pasif. Setiap objektif diperebutkan dengan sengit, setiap push dibalas dengan counter-push.
Tienzy dengan Nolan terus mencoba melakukan pick-off terhadap core Alter Ego, tapi Yazukee tidak kalah agresif dengan Leomordnya.
Rosa dengan Novaria memberikan poke damage yang menyakitkan, tapi Hijumee selalu menemukan cara untuk mengacau dengan crowd control dari Zhuxin.
Kill score terus bergantian. Tidak ada tim yang bisa mendominasi secara total ini adalah pertandingan yang benar-benar seimbang dan membuat penonton di XO Hall tegang sepanjang waktu.
Baca Juga:
Duel Penutup Swiss Stage M7 World Championship MLBB: Bisakah Alter Ego Mengalahkan Juara dari Turki?
Lord Pertama: Team Fight Besar Dimenangkan Alter Ego
Momen penentu pertama terjadi saat spawn Lord pertama. Kedua tim datang dengan formasi lengkap, siap untuk bertarung habis-habisan memperebutkan objektif krusial.
Alter Ego memenangkan team fight dengan membunuh tiga pemain Aurora. Lord berhasil diamankan, dan dengan buff objektif, mereka melakukan push yang menghancurkan beberapa turret Aurora. Keunggulan Alter Ego semakin terasa, tapi Aurora belum menyerah.
Lord Evolve Pertama: Aurora Strike Back dengan Late Game Power
Ketika Lord Evolve pertama spawn, situasi berubah. Aurora dengan komposisi hero yang lebih kuat di late game mulai menunjukkan taringnya. Dalam team fight di area Lord Evolve, Aurora bermain dengan sangat disiplin. Rosa dengan Novaria memberikan poke yang menyakitkan, memaksa Alter Ego untuk lebih berhati-hati.
Dengan buff lord evolve ini, Aurora berhasil melakukan comeback parsial. Mereka menghancurkan beberapa turret Alter Ego dan mengembalikan gold lead menjadi hampir seimbang. Pertandingan kembali ke titik yang sangat terbuka siapa yang membuat kesalahan duluan akan kalah.
Lord Evolve Kedua: Alter Ego Tutup Pertandingan
Menit ke-23 menjadi momen penentuan akhir. Lord Evolve kedua spawn, dan kedua tim tahu bahwa ini adalah fight terakhir yang akan menentukan pemenang.
Alter Ego bermain dengan perhitungan serta kewaspadaan. Mereka tidak terburu-buru, menunggu positioning yang tepat sebelum melakukan engagement. Yazukee dengan Leomord yang sudah sangat kuat di late game menjadi kunci setiap team fight, dia selalu berhasil eliminate satu atau dua hero Aurora.
Team fight final dimenangkan Alter Ego dengan eksekusi yang lebih baik. Mereka berhasil mengamankan Lord Evolve kedua dan langsung melakukan push ke base Aurora.
Push final tidak bisa dihentikan. Alter Ego memenangkan team fight terakhir di base Aurora dan menghancurkannya di menit ke-25. XO Hall meledak dalam sorak sorai. Wakil Indonesia berhasil melewati ujian pertama dengan status sebagai pemenang.
Skor Akhir
Alter Ego Esports 1–0 Aurora Türkiye
Kemenangan ini membuktikan bahwa Alter Ego memiliki mental dan pengalaman untuk menang dalam pertandingan yang sulit. Mereka tidak panik ketika tertinggal di early game, dan berhasil menemukan cara untuk comeback dan menutup pertandingan ketika momentum berpihak kepada mereka.
(Magang UIN Bandung/Adit Ramadhan)











