BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Musim 2025 resmi menjadi catatan paling penting dalam perjalanan karier Amanda Anisimova. Petenis Amerika Serikat berusia 24 tahun itu menutup tahun dengan transformasi luar biasa, baik sebagai atlet maupun sebagai pribadi setelah melewati serangkaian pencapaian monumental yang kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu bintang besar generasi baru WTA.
Dari pemain penuh potensi menjadi ancaman serius di setiap turnamen besar, Anisimova kini berdiri di posisi 4 dunia, ranking tertinggi yang pernah ia raih sejak masuk ke tenis profesional.
Ia menembus dua final Grand Slam beruntun, yakni Wimbledon dan US Open, sebuah pencapaian yang hanya diraih sedikit pemain dalam dekade terakhir. Meski belum mengangkat trofi mayor, langkah tersebut membuktikan bahwa ia kini menjadi bagian utama dari persaingan papan atas.
Tidak berhenti di sana, Anisimova juga memperkukuh statusnya sebagai pemain elit dengan meraih dua gelar WTA 1000 dengan menjuarai Qatar Open 2025 dan China Open 2025.
Di kedua turnamen itu, ia mengalahkan sejumlah nama besar, menempatkannya sebagai salah satu pemain paling konsisten sepanjang musim.
Performa kuat tersebut kemudian membawanya ke semifinal WTA Finals, sebelum dihentikan oleh petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka.
Baca Juga:
Amanda Anisimova: Antara Gelar, Rasa Sakit dan Keputusan Dewasa Menuju WTA Finals Pertama
Secara keseluruhan, tidak ada pemain WTA lain yang menjalani musim seimpresif Anisimova selain Sabalenka dan Iga Swiatek.
Menutup tahun yang melelahkan sekaligus penuh keajaiban, Anisimova menuliskan pesan panjang yang mencerminkan perjalanan emosionalnya sepanjang musim 2025.
“Dan itulah akhir dari musim 2025 saya. Musim yang dipenuhi dengan tonggak bersejarah, kehilangan besar, momen katarsis, kota-kota baru, pelajaran, kenangan yang menyentuh hati, dan kesempatan untuk bertemu orang-orang fenomenal,” tulis Amanda di Instagram, dikutip Jumat (21/11/2025).
Dirinya mengakui bahwa musim ini tidak akan lengkap tanpa dukungan orang-orang terdekat.
“Keluarga saya, tim saya yang luar biasa, sahabat-sahabat terbaik saya, penggemar saya, sponsor saya merekalah alasan perjalanan chaotic ini terasa berarti,” sambungnya lagi.
Anisimova juga menyoroti hal yang paling ia syukuri.
“Saya merasakan kebahagiaan yang tulus hampir sepanjang musim ini dan bagi saya, itulah kemenangan terbesar pada 2025. Tidak sabar untuk melakukannya lagi musim depan,”tutupnya.
(Budis)









