JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Muhammad Mokaev tampaknya belum selesai dengan ambisinya di dunia MMA. Mantan bintang UFC itu kini fokus menapaki kariernya langkah demi langkah, sambil berharap bisa kembali ke panggung terbesar olahraga tarung dunia tersebut.
Setelah tak diperpanjang kontraknya oleh UFC meski mencatat rekor impresif 7-0, Mokaev bersiap tampil di Brave 100 pada Sabtu (7/11/2025) mendatang.
Di ajang itu, petarung kelahiran Dagestan berusia 25 tahun tersebut akan berhadapan dengan Gerard Burns dalam duel perebutan sabuk juara flyweight perdana Brave Combat Federation.
Fokus di Brave 100, Tapi Visi Tetap Jauh ke Depan
Dalam konferensi pers jelang pertarungan pada Rabu (5/11/2026), Mokaev menegaskan bahwa ia tetap fokus menjaga rekor tak terkalahkan. Bahkan, petarung berjuluk The Punisher itu juga sudah memikirkan lawan-lawan yang ingin dihadapinya berikutnya.
Dengan nada bercanda, Mokaev menantang juara bantamweight Brave FC Borislav Nikolic, yang duduk di sebelahnya saat konferensi pers. Nikolic sendiri tak menolak ide itu, bahkan tampak tertarik dengan kemungkinan duel antarjuara.
Selain Nikolic, Mokaev juga menyebut Jose “Shorty” Torres, mantan petarung UFC sekaligus eks juara bantamweight Brave, sebagai calon lawan ideal.
“Saya ingin melawan yang terbaik, mereka yang bisa membuat saya semakin dekat ke level UFC lagi,” ujarnya.
Percaya Diri Tak Tergoyahkan: ‘Siapa Pun yang Kalahkan Saya, Pasti ke UFC’
Meski kini berkiprah di luar UFC, Mokaev tetap menilai dirinya sebagai salah satu flyweight terbaik di dunia.
Dalam sebuah video dokumenter yang dirilis Anatomy of a Fighter, ia mengungkapkan keyakinannya bahwa setiap lawan yang berhasil mengalahkannya akan langsung mendapat perhatian dari promotor UFC.
“Menghadapi saya ibarat bertarung untuk sabuk juara,” kata Mokaev.
“Kalau seseorang bisa mengalahkan saya sekarang, saya yakin dia akan langsung dikontrak UFC. Mereka tak perlu ikut Dana White’s Contender Series, mereka langsung ke puncak.”
Pernyataan itu menggambarkan seberapa besar kepercayaan diri yang dimiliki Mokaev. Tak hanya ingin membuktikan diri sebagai juara Brave FC, ia juga ingin menunjukkan bahwa dirinya masih layak berada di antara para elite dunia.
Baca Juga:
Ramalan di 2014 Jadi Kenyataan, Khabib Sudah Tahu Islam Makhachev Bakal Jadi Raja UFC
Islam Makhachev Versi Terbaik Sepanjang Karier, Siap Bungkam Jack Della Maddalena di UFC 322
Dari UFC ke Brave: Jalan Panjang Sang Punisher
Muhammad Mokaev dikenal publik sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di divisi flyweight UFC. Ia meraih tujuh kemenangan tanpa kekalahan di Octagon, namun secara mengejutkan tak mendapat perpanjangan kontrak. Keputusan itu sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan penggemar.
Kini, ia bertekad menjadikan Brave FC sebagai ajang pembuktian. Bila berhasil merebut sabuk juara flyweight perdana pada Brave 100, langkah Mokaev untuk kembali ke UFC bisa semakin terbuka lebar.
“Saya tidak tergesa-gesa. Setiap kemenangan akan membawa saya lebih dekat ke tempat saya seharusnya berada,” tutupnya.
(Dist)











