BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, kembali menunjukkan kekuatan dan ketangguhannya di panggung besar. Setelah sempat kehilangan set pertama, Sabalenka bangkit dan menundukkan petenis Amerika Serikat Cori Gauff dengan skor 7-6, 6-2 pada laga terakhir Grup Steffi Graf di WTA Finals 2025 yang berlangsung di Riyadh.
Kemenangan tersebut memastikan langkah Sabalenka ke babak semifinal, sekaligus menegaskan dominasinya sebagai petenis unggulan pertama dengan catatan sempurna 3-0 di fase grup.
Di babak empat besar, Sabalenka akan menghadapi Amanda Anisimova (unggulan keempat, 2-1). Sementara itu, semifinal lainnya akan mempertemukan Jessica Pegula (unggulan kelima, 2-1) melawan Elena Rybakina (unggulan keenam, 3-0).
Pertarungan antara Sabalenka dan Gauff berlangsung sengit, terutama di set pertama. Gauff, juara French Open 2025, sempat memimpin lebih dulu dan berpeluang menyingkirkan Sabalenka dari turnamen apabila mampu menang dua set langsung. Namun, juara US Open 2025 itu menemukan ritmenya pada momen krusial dan berhasil merebut set pertama lewat tiebreak sebelum melaju mulus di set kedua.
Baca Juga:
Kandaskan Jessica Pegula, Aryna Sabalenka Selangkah Lagi ke Semifinal WTA Finals 2025
Sabalenka tampil efisien dengan mengonversi lima dari enam peluang break point, sementara Gauff hanya mampu memanfaatkan tiga dari tujuh peluang dan melakukan enam kali pelanggaran ganda yang menjadi titik balik pertandingan.
“Saya berpikir, ‘Baiklah, tidak ada ruginya. Saya mulai menembakkan servis keras dan itu membantu saya menemukan ritme. Setelah itu, saya servis jauh lebih baik dan permainan saya mengalir dengan sempurna,” ujar Sabalenka, melansir WTA, Jumat (7/11/2025).
Ia mengakui bahwa momentum di set kedua menjadi kunci kebangkitannya.
“Ada sesuatu yang terjadi di game awal set kedua, saya berhasil mematahkan servis lawan dan itu memberi saya banyak kepercayaan diri. Saya merasa sangat gembira bisa menang,” tambahnya.
Bagi Sabalenka, ini adalah penampilan kelima secara beruntun ke WTA Finals. Meski belum pernah meraih gelar juara di turnamen akhir musim tersebut, pencapaian terbaiknya sejauh ini adalah menjadi runner-up tiga musim lalu setelah kalah dari Caroline Garcia.
Dengan performa solid sepanjang musim, termasuk gelar Grand Slam di AS dan dua final besar lainnya, Sabalenka kini semakin dekat untuk menutup musim 2025 dengan torehan prestasi tertinggi di ajang penutup tahun.
(Budis)








