BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengungkapkan gelaran Asia Africa Festival (AAF) 2025 sukses besar dan berdampak nyata terhadap sektor pariwisata serta ekonomi kreatif di Kota Bandung. Ribuan wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, memadati kawasan pusat kota selama acara berlangsung.
Menurutnya, festival tahunan yang digelar di sepanjang Jalan Asia Afrika itu menjadi puncak dari rangkaian Hari Jadi ke-215 Kota Bandung (HJKB). Erwin menyebut, tingkat kunjungan wisatawan kali ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, acara berjalan dengan lancar dan sukses. Hampir semua kepala daerah hadir, dan ada 16 delegasi luar negeri yang datang langsung ke Bandung,” kata Erwin di Balaikota Bandung, Senin (20/10/2025).
Penyelenggaraan AAF 2025 juga mendapat dukungan besar dari berbagai pihak. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) turut berkontribusi sekitar Rp150 juta dalam bentuk barang dan fasilitas, sementara Pemerintah Kota Bandung menyiapkan dukungan senilai Rp300 juta. Tak ketinggalan, sejumlah sponsor ikut ambil bagian dalam menyukseskan acara.
Festival yang menampilkan parade budaya dari berbagai daerah di Indonesia serta perwakilan negara-negara Asia dan Afrika ini menjadi simbol kolaborasi dan persahabatan lintas bangsa.
Baca Juga:
Bersih dari Reklame Jalanan, Pemkot Bandung Stop Total Izin di Trotoar dan Bahu Jalan
Festival Asia Afrika 2025 Digelar Akhir Pekan Ini, Berikut Rangkaian Acaranya
“Ini bentuk nyata kolaborasi antara kota dan kabupaten di Indonesia, sekaligus sinergi antarnegara. Budaya Indonesia, khususnya Jawa Barat, tampil bersama budaya dari luar negeri dalam satu panggung persahabatan,” ucapnya.
Selain menjadi ajang budaya, AAF 2025 juga membawa berkah ekonomi. Data dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menunjukkan, tingkat okupansi hotel mencapai 100 persen selama festival berlangsung. Sentra kuliner dan pelaku UMKM di sekitar lokasi acara juga mengalami lonjakan penjualan.
“Hotel-hotel penuh semua, kuliner ramai, dan UMKM juga ikut bergeliat. Antusiasme warga luar biasa, mereka datang, menonton, dan berbelanja. Ini menunjukkan dampak ekonomi yang nyata,” ujarnya.
Erwin juga menilai, keberhasilan AAF 2025 bukan hanya karena kemeriahannya, tetapi juga karena menjadi sarana memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif dan destinasi wisata unggulan.
“Asia Africa Festival bukan hanya acara seremonial, tapi momentum untuk memperkenalkan Bandung ke dunia. Kami ingin setiap pengunjung pulang dengan kesan mendalam tentang Bandung yang ramah, kreatif, dan penuh semangat kolaborasi,” pungkasnya.
(Kyy/_Usk)











