JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pengakuan Roby Tremonti pernah menikah dengan Aurelie Moeremans pada tahun 2011 memicu kehebohan. Pernyataan itu diperkuat dengan dokumen pernikahan yang ia klaim sebagai bukti sah hubungan mereka di masa lalu.
Dokumen tersebut kemudian beredar luas dan memunculkan spekulasi publik, terutama setelah nama Aurelie kembali disorot lewat perilisan buku memoarnya, Broken Strings.
Bantahan Tegas Aurelie Moeremans
Menanggapi klaim tersebut, Aurelie Moeremans secara tegas membantah pernah menikah dengan Roby Tremonti.
Ia menegaskan tidak pernah menjalani pernikahan yang sah, baik menurut hukum negara maupun secara gereja Katolik.
Dalam Broken Strings, Aurelie juga menceritakan pengalaman pahit di masa lalu termasuk dugaan adanya tekanan untuk mengikuti prosesi tertentu yang tidak pernah ia setujui dan tidak ia pahami sepenuhnya saat itu.
Menelusuri Fakta ke Katedral Bogor
Demi memastikan kebenaran sekaligus memulihkan namanya, Aurelie mengambil langkah resmi dengan mendatangi Katedral Bogor.
Di sana, ia bertemu langsung dengan Romo Driyanto dan menyampaikan seluruh kronologi peristiwa yang dialaminya, dari awal hingga akhir.
Dalam pertemuan tersebut, Aurelie menyadari bahwa surat nikah yang selama ini ditunjukkan ke publik bukanlah dokumen resmi. Ia meyakini surat tersebut palsu dan digunakan untuk membangun narasi yang tidak sesuai dengan fakta.
“Aku ke Katedral di Bogor, aku ketemu sama Romo Driyanto. Aku cerita semua dari A sampai Z. Aku lapor ada salah satu gereja di Cibinong yang ngeluarin surat nikah yang aku tahu itu palsu,” ujar Aurelie, dikutip dari YouTube pribadinya, dikutip Rabu (21/1/2026).
Gereja di Cibinong Akui Kesalahan Prosedur
Menindaklanjuti laporan tersebut, Aurelie bersama Romo Driyanto mendatangi langsung gereja di Cibinong yang namanya tercantum dalam dokumen bermasalah itu. Mereka bertemu dengan pastor yang namanya tercatat dalam surat nikah tersebut.
Dalam pertemuan itu, pastor yang bersangkutan mengakui adanya kesalahan prosedur dalam penerbitan dokumen pernikahan atas nama Aurelie Moeremans.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
“Pastornya mengakui surat itu enggak benar, enggak sah. Dia minta maaf dan bilang enggak tahu kalau anak buahnya bisa melakukan hal seperti itu,” ungkap Aurelie.
Baca Juga:
Mirip di Broken Strings, Iklan Simpati 2008 Jadi Awal Pertemuan Aurelie dan Roby Tremonti
Cara Dapatkan Buku Fisik Broken Strings Karya Aurelie Moeremans, Ini Panduan Resminya
Aurelie Minta Bukti Tertulis Demi Pulihkan Status
Meski telah menerima permintaan maaf, Aurelie menegaskan bahwa ia membutuhkan bukti tertulis resmi yang menyatakan pernikahan tersebut tidak pernah ada. Dokumen ini dinilai penting untuk memulihkan statusnya secara penuh.
“Aku maafin, tapi aku minta bukti tertulis kalau pernikahan itu sebenarnya enggak pernah ada, supaya aku bisa menikah Katolik di mana pun tanpa masalah,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa dalam ajaran Katolik, pernikahan hanya dilakukan sekali seumur hidup hingga maut memisahkan.
Klarifikasi Setelah Sembilan Tahun
Dengan adanya dokumen klarifikasi tersebut, Aurelie memastikan bahwa pernikahan Katolik yang selama ini digosipkan tidak sah dan tidak pernah terjadi.
“Dengan surat ini membuktikan nikah Katolik yang digosipin itu enggak sah, enggak benar. Akhirnya setelah sembilan tahun aku klarifikasi juga,” pungkas Aurelie Moeremans.
(Dist)









