BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Warga Bandung yang biasa berolahraga atau berwisata di Taman Hutan Kota Babakan Siliwangi (Baksil) untuk sementara harus bersabar. Mulai Selasa, 30 September 2025, kawasan hijau di Jalan Tamansari itu resmi ditutup selama 90 hari.
Penutupan itu dilakukan untuk mendukung program penataan Baksil, khususnya di area depan yang menjadi pintu utama pengunjung. Plt. Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota DPKP Bandung, Yuli Ekadiyanti, mengatakan penataan akan menyentuh sejumlah fasilitas penting.
“Dalam tiga bulan ke depan, kami fokus pada penataan area depan. Akan dibangun gerbang masuk baru, pembatas antara jalur Taman Hutan Kota dan TPST, perbaikan kolam serta mata air, penambahan lampu penerangan, area bermain anak, hingga perbaikan dinding penahan tanah (kirmir),” kata Yuli, Kamis (2/10/2025).
Baca Juga:
Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Bandung Dorong Generasi Muda Hayati Nilai Kebangsaan
Jembatan Shiratal Mustaqim, Film Horor Religi Sentil Koruptor
Selain itu, perbaikan juga mencakup perapihan besi-besi yang kondisinya sudah tidak layak, agar area lebih aman dan nyaman bagi pengunjung.
Menurutnya, penataan ini diharapkan dapat menghadirkan wajah baru Baksil yang lebih ramah untuk semua kalangan.
“Kami mohon pengertian masyarakat. Penutupan ini hanya sementara. Setelah rampung, Baksil bisa dinikmati kembali dengan kondisi yang jauh lebih baik,” ujarnya.
Sebagai salah satu paru-paru Kota Bandung, Baksil selama ini menjadi ruang terbuka hijau favorit warga untuk berolahraga, rekreasi, atau sekadar melepas penat. Usai perbaikan, kawasan ini akan tampil lebih tertata, aman, dan nyaman sebagai destinasi keluarga maupun ruang publik andalan Bandung.
(Kyy/_Usk)











