Bandung Siap Gelar Asia Afrika Festival, Meriahkan HJKB ke-215

Bandung Siap Gelar Asia Afrika Festival, Meriahkan HJKB ke-215
Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa. (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Kota Bandung bersiap menggelar Asia Afrika Festival (AAF) 2025 pada 18 Oktober 2025. Agenda budaya internasional ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215, yang berlangsung mulai 25 September hingga 25 Oktober 2025.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Wali Kota Bandung dan sejumlah pihak terkait demi memastikan kesiapan acara.

“Insyaallah Asia Afrika Festival akan digelar 18 Oktober. Acaranya mencakup karnaval serta pertunjukan budaya yang melibatkan banyak komunitas,” kata Adi, Rabu (17/9/2025).

Rangkaian AAF akan diawali dengan Asia Afrika Youth Forum pada 16 Oktober, menghadirkan delegasi pemuda dari berbagai negara. Para peserta forum juga akan terlibat langsung dalam festival utama.

Baca Juga:

Bebas Bersyarat, Eks Wali Kota Bandung Yana Mulyana Kembali Hirup Udara Bebas

Eks Cafe di Jalan Ibrahim Adjie Kota Bandung Hangus Terbakar

Selain itu, Disbudpar tengah menyiapkan kemungkinan digelarnya Simposium Asia Afrika. Jika terealisasi, rangkaian AAF akan berlangsung selama tiga hari, 16–18 Oktober.

Setelah puncak acara, kegiatan dilanjutkan dengan Asia Afrika Corner pada 19 Oktober, diramaikan bazar produk UMKM yang berlangsung sejak 18 Oktober.

Sebagai penutup HJKB, Pemkot Bandung akan menggelar pawai mobil hias pada 25 Oktober. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pawai kali ini berlangsung pada malam hari dengan tema “Bandung City Light” atau “Bandung Caangbaranang”.

“Pawai akan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dari Balai Kota Bandung hingga Tegalega. Seluruh perangkat daerah dan kecamatan akan ikut serta. Tahun lalu jumlah kendaraan hias lebih dari 30 unit, kami yakin tahun ini juga akan meriah,” ucapnya.

Selain pawai, sejumlah kegiatan seremonial tetap digelar, termasuk upacara resmi pada 25 September. Pemerintah juga melibatkan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di setiap kelurahan untuk mendukung sosialisasi acara.

Adi berharap, penyelenggaraan AAF dan HJKB 2025 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum promosi budaya dan pariwisata Kota Bandung.

“Melalui festival ini, kita ingin memperkuat jejaring internasional dan memperkenalkan Bandung sebagai kota yang kreatif, ramah, dan penuh cahaya,” ujarnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri