Baru Punya Capaian Penjualan, Xiaomi SU7 Sudah Bermasalah

xiaomi SU7 (2)
(Xiaomi)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Beberapa hari lalu, Xiaomi membuat sorotan dalam dunia otomotif khusnya industri Electric Vehichle (EV) dengan menjual mobil listrik SU7 yang membludak pembeli.

Dengan harga mulai dari Rp 475 jutaan, mobil ini telah mencuri perhatian banyak konsumen di China. Bahkan,  pemesanannya mencatatkan 90 ribu unit.

Meskipun memiliki daya tarik yang kuat, kini sorotan lain kembali datang pada mobil listrik ini.  dibalik penjualan yang mengesankan, Sebuah video yang diunggah oleh kanal YouTube Carnewschina menunjukkan beberapa masalah yang dihadapi oleh mobil ini.

Masalah Xiaomi SU7 

Salah satu tantangan yang dihadapi pemilik Xiaomi SU7  kehilangan traksi saat berakselerasi, yang mengakibatkan hilangnya kendali atas mobil. Selain itu, suspensi udara yang rusak juga menjadi permasalahan yang harus diatasi.

Tidak hanya masalah teknis, Xiaomi SU7 juga menghadapi tantangan dalam hal keselamatan. Sebuah kecelakaan yang terjadi saat mobil sedang diuji coba di jalanan bersalju menunjukkan adanya kelemahan dalam desain atau fitur keselamatan mobil ini.

Untuk mempertahankan popularitasnya di pasar yang kompetitif, Xiaomi perlu segera menanggapi masalah-masalah yang muncul pada mobil listrik SU7. Perbaikan teknis dan peningkatan fitur keselamatan menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan konsumen.

Penjualan Perdana Laris Manis

Diberitakan sebelumnya, dalam penjualan mobil listrik buatan China itu, empat menit setelah peluncuran, sudah ada 10.000 unit SU7 yang terpesan.

Angka itu terus meningkat pesat, dengan 20.000 pesanan masuk dalam tujuh menit berikutnya. Lebih mengesankannya lagi, dalam waktu singkat 27 menit, pesanan mencapai angka yang fantastis, yaitu 50.000 unit.

CEO Xiaomi, Lei Jun, turut menjadi bagian penting dari peluncuran SU7. Dalam acara tersebut, Lei Jun bahkan berdiri di panggung selama dua jam untuk membicarakan detail mobil listrik perusahaan.

Tayangan langsung yang disiarkan melalui WeChat berhasil menarik lebih dari dua juta pemirsa, menunjukkan betapa besar minat publik terhadap produk ini.

Xiaomi SU7 memiliki tampilan sporty dengan sentuhan futuristik yang memukau. Desainnya terinspirasi dari mobil-mobil mewah seperti Porsche Taycan Turbo, Tesla Model 3, dan S.

Didesain oleh Li Tianyuan, yang sebelumnya terlibat dalam proyek desain untuk BMW dan dibantu oleh James Qiu yang memiliki pengalaman di Mercedes-Benz, SU7 berhasil menghadirkan kesan premium yang menawan.

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions

5

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru