Beberapa Hal yang Bikin 2 Kali Mikir Kendarai Supercar di Jakarta

supercar jakarta
foto (Pixabay)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Menunggangi mobil berjenis supercar memang akan menjadi kebanggan tersendiri, apalagi dapat menyita pandangan banyak orang saat di jalan.

Dengan tampilan yang menawan dan suara mesin yang garang, banyak orang ingin memiliki supercar untuk kebanggaann diri dan tak lepas dengan performanya.

Supercar Tidak Cocok untuk Dipakai di Jakarta

Namun, mobilitas dengan mobil supercar tidak diperkenankan untuk dipakai di kota metropolitan seperti di wilayah DKI Jakarta.

 BACA JUGA: Beli Mobil Baru, Pastikan Tersedia Fitur-fitur Keselamatan Ini

Lantas, mengapa supercar tidak cocok untuk digunakan di wilayah DKI Jakarta? Melansir beberapa sumber, berikut alasannya:

1. Pengendalian yang Cermat Diperlukan

Supercar biasanya dilengkapi dengan mesin yang sangat bertenaga dan kemampuan akselerasi yang luar biasa. Namun, kekuatan ini juga dapat menjadi risiko jika tidak diendalikan dengan bijak. Sebuah kesalahan kecil dalam menekan pedal gas bisa menghasilkan percepatan yang tiba-tiba dan sulit untuk dikendalikan.

Hal ini menjadi tantangan besar saat berada di tengah kemacetan lalu lintas Jakarta. Oleh karena itu, pengendalian yang cermat dan responsif sangat penting untuk memastikan supercar tetap dalam kendali saat berada di jalanan yang padat.

2. Supercar Tidak Cocok untuk Macet-Macetan

Jakarta sering dikenal dengan cuaca panasnya, terutama selama musim kemarau. Supercar biasanya dirancang untuk beroperasi pada suhu udara yang ideal. Dalam kondisi macet, aliran udara yang dingin yang diperlukan untuk pendinginan optimal tidak dapat mencapai mesin dengan baik.

Jika tidak, dapat menyebabkan mesin supercar yang kuat, dengan konfigurasi mesin V8 atau V12, mengalami overheat. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari berkendara di jam-jam padat ketika suhu udara sangat tinggi, atau memiliki perangkat tambahan untuk mendinginkan mesin secara efektif.

3. Tenaganya Terlalu Buas

Keunggulan supercar terletak pada tenaganya yang luar biasa. Namun, kekuatan ini juga memiliki potensi risiko jika tidak digunakan dengan bijak. Sebuah tekanan ringan pada pedal gas sudah cukup untuk membawa supercar mencapai kecepatan tinggi dalam sekejap.

Di Jakarta, yang seringkali dikenal dengan lalu lintas yang padat dan sibuk, penggunaan tenaga ini dapat menjadi berbahaya. Pengemudi supercar perlu memiliki keterampilan khusus dan pengalaman untuk mengendalikan mobil pada kecepatan tinggi dan menjaga keselamatan diri serta keselamatan orang lain di jalan.

4. Penggunaan pada Akhir Pekan

Kondisi lalu lintas Jakarta cenderung lebih tenang pada akhir pekan dibandingkan dengan hari-hari biasa. Oleh sebabnya, banyak pemilik supercar di DKI Jakarta lebih suka menggunakan mobil mereka pada saat ini.

Pada waktu akhir pekan dapat memberikan kesempatan untuk menikmati kecepatan dan tenaga supercar dengan lebih aman, tanpa harus khawatir tentang kemacetan dan risiko yang lebih tinggi.

Kesimpulannya, mengendarai supercar di Jakarta adalah pengalaman yang luar biasa, tetapi memerlukan perhatian ekstra terhadap berbagai faktor yang dapat mempengaruhi keselamatan dan kenyamanan.

 

 

(Saepul/Usamah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Pameran Persib Hadir di Braga, Suguhkan Identitas Bobotoh Melalui Karya Seni
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
Dihadiri Bupati Bandung, KH Ubaidillah Ruhiat Lantik Wakil Ketua DPR RI Jadi Ketua Alumni Cipasung
maroko brazil
Prediksi Skor Maroko vs Norwegia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

4

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru