JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Laga klasik liga Indonesia mempertemukan Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo Stadium, Senin (2/3/2026) malam. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga momentum emosional karena berlangsung di bulan Ramadan.
Atmosfer GBT dipastikan tetap membara meski laga digelar malam hari. Tradisi suporter datang lebih awal sudah menjadi pemandangan rutin, terutama dalam laga besar seperti ini.
1.500 Paket Buka Puasa untuk Bonek dan Bonita
Panitia pelaksana Persebaya bekerja sama dengan sponsor menyiapkan 1.500 porsi makanan dan minuman berbuka puasa gratis. Paket tersebut akan dibagikan mulai pukul 17.30 WIB bagi 1.500 suporter pertama yang hadir di kawasan stadion.
“Sebanyak 1.500 Bonek dan Bonita pertama yang datang lebih awal berkesempatan mendapatkan 1 es kopi susu gratis dan 1 porsi mi instan gratis. Ini mulai dibagikan pukul 17.30 WIB,” tulis manajemen Persebaya di media sosial.
Langkah ini tidak hanya bentuk apresiasi kepada suporter, tetapi juga strategi untuk mengurai kepadatan menjelang kick-off.
Duel Klasemen dan Gengsi
Saat ini Persebaya berada di posisi keenam dengan 38 poin. Sementara Persib kokoh di puncak klasemen dengan 53 poin. Selisih angka tersebut membuat laga ini penting bagi kedua tim.
Persebaya membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa menembus papan atas. Di sisi lain, Persib tak ingin kehilangan momentum dalam perburuan gelar.
Dukungan Bonek dan Bonita diprediksi akan menghijaukan stadion. Tekanan dari tribun bisa menjadi faktor nonteknis yang memengaruhi jalannya pertandingan.
Baca Juga:
Prediksi Skor Persebaya vs Persib BRI Super League 2025/2026, Ujian Konsistensi Maung Bandung di GBT
Big match ini mempertemukan dua klub dengan sejarah panjang dan basis suporter besar. Di bulan Ramadan, atmosfer laga memiliki dimensi berbeda: kompetisi, solidaritas, dan perayaan kebersamaan.
Kick-off malam hari memberi ruang bagi suporter untuk tetap menjalankan ibadah puasa sebelum mendukung tim kebanggaan. Manajemen mengimbau penonton datang lebih awal untuk menghindari kemacetan dan keterlambatan masuk stadion.
Dengan posisi klasemen dan tensi rivalitas yang tinggi, laga ini berpotensi berlangsung sengit hingga menit akhir.
(Dist)











