BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan, sebanyak 21 dari 75 ruas jalan tol di Indonesia masih sepi atau memiliki lalu lintas rendah. Kondisi ini menyebabkan operator jalan tol rugi dan kesulitan membayar biaya pemeliharaan.
Hal ini disampaikan Menteri Dody dalam Rapat Panja Pengawasan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Jalan Tol bersama dengan Komisi V DPR RI di Jakarta pada Rabu (24/9/2025).
Ia mengungkap trafik 21 ruas tol tersebut tidak mencapai 50 persen dari target yang tertera di dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).
“Masih ada beberapa Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang realisasi volume lalu lintas atau trafiknya jauh lebih rendah daripada yang kami asumsikan dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT),” ujar Dody, melansir dari Kompas, Kamis (25/9/2025).
Dody menjelaskan, kondisi ini menyebakan operator mengalami kerugian akibat pendapatan tol yang tidak sebanding dengan biaya pemeliharaan untuk memenuhi standar pelayanan minimal (SPM) jalan tol.
“Akibatnya, pendapatan tol tidak tercapai dan BUJT mengalami kesulitan membiayai pemeliharaannya sehingga pemenuhan SPM pun tidak bisa optimal,” ucap Dodi.
Adapun standar pelayanan minimal (SPM) merupakan jaminan negara kepada rakyat bahwa 1 rupiah yang dibayarkan kepada BUJT saat melintasi jalan tol kembali dalam bentuk layanan yang aman, nyaman, dan adil.
Adapun berdasarkan paparan Menteri PU Dody Hanggodo, berikut daftar 21 ruas jalan tol dengan lalu lintas sepi, merujuk realisasi pada tahun 2024:
- Tol Manado-Bitung
- Tol Krian-Legundi-Bunder Manyar
- Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa
- Tol Cibitung-Cilincing
- Tol Sigli-Banda Aceh
- Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu
- Tol Simpang Indralaya-Muara Enim
- Tol Palembang-Indralaya
- Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Parapat
- Tol Dalam Kota
- Tol Serang-Panimbang
- Tol Semarang-Demak
- Tol Yogyakarta-Solo-NYIA Kulonprogo
- Tol Kanci-Pejagan
- Tol Pejagan-Pemalang
- Tol Pemalang-Batang
- Tol Mojokerto-Kertosono
- Tol Gempol-Pasuruan
- Tol SS Waru-Bandara Juanda
- Tol Serpong-Cinere
- Tol Kayu Agung-Palembang
(Raidi/Aak)










