BMKG Jelaskan Fenomena “Udara Kabur” yang Saat Ini Mempengaruhi Surabaya

udara kabur
Ilustrasi Udara Kabur (YouTube Info BMKG)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena “udara kabur” terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Istilah yang masih asing di telinga masyarakat Indonesia ini dijelaskan secara rinci oleh BMKG.

Diberitakan sebelumnya, Prakirawan BMKG, Zen Putri, menjelaskan melalui prakiraan cuaca daring, Senin (13/10/2025), bahwa pola cuaca berbeda-beda akan terjadi di seluruh Indonesia.

Putri mengatakan, udara kabur diprakirakan terjadi di Surabaya. Sementara itu, sejumlah kota termasuk Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta berpotensi diguyur hujan ringan.

Mengutip Wikipedia, BMKG memberikan penjelasan terkait udara kabur yang tak lain adalah fenomena kabut asap yang kerap terjadi.

Secara tradisional, kabut asap didefinisikan sebagai fenomena atmosfer di mana partikel-partikel seperti debu, asap, dan zat kering lainnya mengaburkan kejernihan langit.

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) telah mengklasifikasikan berbagai jenis pengaburan horizontal atmosfer. Klasifikasi ini mencakup beberapa kategori utama, yaitu kabut (fog), kabut es, kabut uap, kabut asap (smog), abu vulkanik, debu, pasir, dan salju.

Sumber partikel penyebab kabut asap sangat beragam. Aktivitas pertanian seperti membajak di kondisi cuaca kering dapat menyebarkan partikel debu.

Sumber lainnya berasal dari lalu lintas kendaraan, emisi industri, serta kebakaran hutan yang melepaskan asap dalam jumlah besar.

Dari segi penampakan visual, terdapat perbedaan yang dapat diamati antara kabut asap dan kabut biasa. Jika dilihat dari jarak jauh, misalnya dari pesawat yang sedang mendekati landasan, dan tergantung pada sudut pandang terhadap matahari, kabut asap seringkali tampak berwarna kecoklatan atau bahkan kebiruan.

Sebaliknya, kabut pada umumnya cenderung memiliki penampakan berwarna abu-abu kebiruan. Perbedaan warna ini menjadi salah satu ciri yang membedakan kedua fenomena atmosfer tersebut.

Sementara itu Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menerangkan bahwa udara kabur adalah sebuah istilah dalam prakiraan cuaca yang merujuk pada kondisi menurunnya jarak pandang.

BACA JUGA

BMKG Peringatkan Hujan dan Suhu Panas hingga 35 Derajat Celcius di Beberapa Daerah

BMKG Sebut Siklon Tropis Penyebab Suhu Panas Meningkat

Penyebab utama fenomena ini adalah adanya partikel aerosol di atmosfer yang menyerap dan menghamburkan cahaya matahari.

Partikel-partikel ini dapat bersumber dari aktivitas manusia seperti industri, kendaraan bermotor, dan kebakaran, maupun dari sumber alami seperti debu, uap air, dan emisi dari tumbuhan.

Secara visual, ciri-ciri udara kabur adalah langit yang tampak berwarna putih, kekuningan, atau kecoklatan, bergantung pada jenis partikel yang mendominasi. Kondisi ini kadang terlihat seperti kabut tipis yang menyelimuti suatu kawasan.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
OJK Jabar Dukung Penguatan Peran BPR dan BPRS bagi Ekonomi Rakyat
OJK Jabar Dukung Penguatan Peran BPR dan BPRS bagi Ekonomi Rakyat
Gus Muhaimin Kukuhkan KDS sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung
Gus Muhaimin Kukuhkan KDS sebagai Ketua PKB Kabupaten Bandung
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
Headline
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo
Sumber: Ilustrasi AI
Pertamax Resmi Naik! Cek Rincian Harga Terbaru BBM Pertamina di Sini