JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Mungkin pengguna motor matic Honda seperti Vario bertanya-tanya, mampukah kendaraanya kompatibel dengan BBM etanol sebesar 10 persen, yang merujuk dengan pernyataan Meteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Sebelumnya, Bahlil menyatakan, pemerintah merencanakan penggunaan BBM etanol berkadar 10 persen.
Bisakah Honda Vario Adopsi BBM Etanol 10 Persen?
Pemilik Honda Vario dapat mengetahui dari buku manual resmi Honda , yang menjelaskan secara rinci jenis bahan bakar yang direkomendasikan agar mesin tetap awet dan performanya optimal.
Setiap motor memiliki spesifikasi mesin yang berbeda, sehingga jenis BBM yang digunakan pun tidak bisa disamakan. Penggunaan bahan bakar yang tepat sangat penting, karena bisa memengaruhi tenaga, efisiensi, hingga umur mesin. Nah, untuk kamu pengguna Honda Vario, berikut penjelasan lengkapnya.
Menurut buku panduan resmi, Honda Vario dibekali rasio kompresi mesin antara 10,6:1 hingga 11:1. Dengan rasio sebesar itu, Honda merekomendasikan penggunaan bensin tanpa timbal dengan RON minimal 88 atau lebih tinggi.
Artinya, Vario masih aman menggunakan Pertalite (RON 90), tetapi akan jauh lebih optimal jika kamu memilih bahan bakar beroktan tinggi seperti Pertamax (RON 92) atau varian di atasnya. Bensin dengan kadar oktan lebih tinggi bisa menjaga pembakaran mesin tetap sempurna dan mencegah terjadinya knocking (ngelitik).
BACA JUGA:
SPBU Swasta Gagal Deal BBM Pertamina, Emang Ada Mobil Kuat Tenggak Bensin Etanol Berkadar Tinggi?
Dalam buku manual juga dijelaskan bahwa BBM yang dicampur etanol diperbolehkan, tetapi dengan batas maksimal 10 persen dari total volume bahan bakar. Jika melebihi batas tersebut, maka dapat menimbulkan berbagai risiko kerusakan pada komponen motor.
“Dan sudah memenuhi persyaratan minimum angka oktan,” tulis aturan pada buku manual resmi Honda.
Dampak BBM Campuran Etanol Berkadar Lebih 10 Persen
Penggunaan bahan bakar dengan kandungan etanol lebih dari 10 persen dapat menimbulkan beberapa efek negatif, antara lain:
-
Merusak lapisan cat tangki bahan bakar.
-
Merusak selang karet saluran bahan bakar.
-
Menurunkan elastisitas karet di dalam tangki.
-
Mengganggu kenyamanan dan kualitas pengendaraan.
“Penggunaan bahan bakar campuran yang mengandung lebih tinggi dari persentase yang diperbolehkan dapat merusak logam, karet, dan bagian-bagian plastik sistem bahan bakar,” lanjut penjelasan tersebut.
Dengan kata lain, jika kamu menggunakan bensin campuran etanol, pastikan kadar etanol tidak melebihi 10% dan bahan bakar tersebut tidak mengandung timbal, agar tidak merusak sistem injeksi maupun tangki bahan bakar.
Honda juga memberikan saran bagi pengguna yang merasakan performa motor menurun atau muncul gejala tidak normal pada mesin setelah pengisian bahan bakar tertentu. Dalam kondisi seperti ini, pengendara disarankan untuk beralih ke merek atau jenis BBM lain yang kualitasnya lebih baik.
Kapasitas dan Konsumsi BBM
Berdasarkan spesifikasi teknis, kapasitas tangki Honda Vario mencapai 5,5 liter. Konsumsi bahan bakarnya pun tergolong efisien di kelasnya.
-
Untuk Honda Vario 160, konsumsi BBM-nya sekitar 46,9 km per liter.
-
Sedangkan Honda Vario 125, mampu menempuh jarak hingga 51,7 km per liter.
Dengan efisiensi tersebut, wajar jika Honda Vario dikenal sebagai skuter matik irit bahan bakar sekaligus bertenaga, terutama bila pengguna disiplin menggunakan BBM dengan oktan sesuai rekomendasi pabrikan.
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa BBM terbaik untuk Honda Vario adalah bensin tanpa timbal dengan RON minimal 90, seperti Pertalite, Pertamax, atau sejenisnya. Jika kamu ingin performa mesin lebih halus dan pembakaran lebih sempurna, Pertamax atau BBM beroktan lebih tinggi bisa menjadi pilihan terbaik.
(Saepul)











