BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan melanjutkan rangkaian Safari Ramadan hari ke-4 di Masjid Agung Bandung dengan mengajak seluruh warga untuk mempererat silaturahmi dan bersama-sama memakmurkan masjid bersejarah tersebut.
Di balik Safari Ramadan itu juga terselip santunan kepada anak yatim, sebanyak 50 anak yatim diberi paket sembako.
Dalam sambutannya, Farhan menyatakan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya menjaga komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat hingga tingkat kewilayahan.
“Harapannya kita tetap membuka tali silaturahmi dengan semua camat dan lurah. Itu sebabnya setiap hari kita bergantian wilayah datang ke Masjid Agung,” kata Farhan dalam sambutannya, Minggu (22/2/2026).
Selain itu, Farhan juga mengajak masyarakat Kota Bandung untuk semakin mencintai dan memakmurkan Masjid Agung yang telah berdiri sejak 1812 atau lebih dari 200 tahun lalu. Menurutnya, masjid ini bukan hanya tempat ibadah tetapi juga bagian tak terpisahkan dari sejarah dan karakter Kota Bandung.
“Masjid Agung ini sudah sekitar dua abad berada di Kota Bandung. Tentunya harus kita jaga bersama dan kita makmurkan bersama-sama. Ini bagian yang tidak terlepaskan dari karakteristik Kota Bandung,” ujarnya.
Baca Juga:
Safari Ramadan Jadi Ruang Dialog, Kritik dan Masukan Warga Sangat Dibutuhkan
Dalam kegiatan tersebut turut hadir juga publik figur asal Bandung, Irfan Hakim. Ia mengaku bangga bisa terlibat dalam Safari Ramadan bersama Wali Kota Bandung, meski menegaskan kunjungannya ke Masjid Agung bukanlah yang pertama.
“Kalau ke Masjid Agung ini bukan pertama kali, karena saya juga warga Bandung sering main ke sini. Bahkan tadi sempat melihat bagaimana Masjid Agung dari masa ke masa. Saya pernah foto di tangga yang bawahnya dulu masih jalan tembus, itu tahun 1982 waktu orang tua saya naik haji,” ujar Irfan Hakim.
Irfan juga mengapresiasi konsistensi Farhan yang menargetkan Safari Ramadan berlangsung selama 30 hari penuh.
“Ini luar biasa, Kang Farhan sampai 30 hari. Sekarang baru hari keempat, masih ada 26 hari lagi, insyaallah. Kegiatannya padat sekali. Ngabuburit bareng Kang Farhan itu mencari keberkahan, karena kita juga mencari teman-teman yang hidupnya kurang layak. Alhamdulillah, walaupun hidup susah, mudah-mudahan dapat berkah,” tuturnya.











