Bupati Dadang Supriatna Dukung Reaktivasi Jalur Kereta Bandung-Ciwidey

Jalur KA Banjar-Pangandaran
Ilustrasi: Jalur ganda rel KA (Foto: Wikipedia).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA – Bupati Bandung Dadang Supriatna angkat suara terkait rencana reaktivasi jalur kereta api Bandung–Ciwidey yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dadang menilai reaktivasi tersebut merupakan solusi penting untuk mengurai kemacetan, terutama di wilayah selatan Kabupaten Bandung seperti Pacira (Pasir Jambu, Ciwidey, Rancabali) yang sudah mulai padat.

“Saya sangat mendukung. Ini harus dilakukan. Kenapa? Karena daerah Pacira harus ada terobosan. Kalau tidak dilakukan itu ya adanya kemacetan,” ujarnya di Soreang, Senin (21/4/2025).

Keberadaan rel kereta api di wilayah Bandung selatan, diterangkan dirinya, tak terlepas dari sejarah panjang berdirinya Kabupaten Bandung itu sendiri.

Dirinya menceritakan rel kereta dulunya dibangun oleh kolonial Belanda sebagai sarana angkut hasil pertanian dan rempah-rempah dari kawasan selatan seperti Pacira.

“Kenapa Kabupaten Bandung ini terwujud? Karena ada rempah-rempah, karena ada sumber daya alam. Maka lahirlah kepemimpinan kolonial saat itu, dan dibangunlah rel kereta api untuk mengangkut hasil pertanian di wilayah Pacira,” paparnya.

Kang DS, sapaan akrabnya, mengaku pihaknya telah mengusulkan sejumlah langkah untuk mengatasi kemacetan, namun belum mendapat realisasi.

BACA JUGA:

Pemerintah Bakal Reaktivasi Jalur KA di Jabar, Segini Biayanya!

Salah satunya yakni pelebaran jalan dari arah Pacira ke wilayah kota, pembangunan jalan tol Soreang-Cidaun hingga membangun kereta gantung.

“Sudah saya sampaikan (pelebaran jalan) kepada pusat ternyata belum ada realisasinya. Terus juga kita sudah mengusulkan untuk bikin jalan tol Soreang-Cidaun. Ternyata ini anggarannya besar dan juga belum tentu dibahas karena kepemimpinan pemerintahan pusat ini kan per lima tahunan. Kecuali kalau dijadikan PSN (proyek strategis nasional). Terus kita juga merencanakan mau bikin kereta gantung. Yang tentunya ini juga membutuhkan dana Rp 2 triliun,” tuturnya.

Melihat semua opsi tersebut, dirinya berpandangan reaktivasi jalur KA Bandung–Ciwidey menjadi langkah paling memungkinkan saat ini, sekaligus bisa terkoneksi dengan jalur KCIC dan Cikudapateuh.

“Kalau hari ini gubernur merencanakan reaktivasi rel kereta api sebagai aksesibilitas pelengkap dari Cikudapateuh sampai ke Ciwidey dan juga terhubung ke KCIC, saya sangat mendukung,” tegasnya.

Namun, dia menekankan proses reaktivasi harus dilakukan dengan memperhatikan kondisi masyarakat di lapangan.

“Mari kita bicarakan dengan seksama supaya masing-masing pihak tidak ada yang dirugikan. Terutama masyarakat, jangan dulu resah. Insya Allah pemerintah akan mengambil langkah yang maksimal, objektif, dan tidak akan merugikan masyarakat,” pungkasnya.

(Vil/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri