BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat mulai mengedepankan pendekatan persuasif berbasis teknologi untuk meningkatkan kepatuhan pajak kendaraan bermotor. Bapenda memilih cara edukatif dengan memasang label gantung atau hang tag sebagai pengingat langsung bagi kendaraan yang terdeteksi menunggak pajak.
Kepala Bapenda Jawa Barat Asep Supriatna menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital pengelolaan pajak daerah melalui pemanfaatan aplikasi Panah Pasopati. Aplikasi tersebut memungkinkan petugas mendeteksi status pajak kendaraan secara cepat hanya dengan memindai atau memotret pelat nomor kendaraan.
“Ini bukan sanksi, melainkan bentuk komunikasi langsung kepada wajib pajak. Kami ingin mengingatkan secara humanis agar kewajiban pajak segera ditunaikan,” kata Asep dalam keterangan resmi Bapenda Jabar, dikutip Kamis (18/12/2025).
Melalui Panah Pasopati, seluruh pegawai Bapenda, termasuk pimpinan ikut terlibat aktif melakukan pemantauan di lapangan. Kendaraan yang teridentifikasi menunggak akan diberi hang tag di bagian kendaraan seperti spion atau pegangan pintu, tanpa menghambat aktivitas pemiliknya.
Baca Juga:
Pemutihan Pajak di Jawa Barat Diperpanjang, Denda Jauh Lebih Ringan?
Bapenda menegaskan bahwa kebijakan ini tetap mengedepankan perlindungan privasi. Informasi yang ditempel tidak memuat identitas pemilik maupun nomor polisi kendaraan.
“Kami sengaja tidak mencantumkan data pribadi apa pun. Fungsinya murni pengingat, bukan untuk mempermalukan,” ujar Asep.
Ia berharap metode ini justru mendorong kesadaran sukarela masyarakat, sehingga ke depan tidak ada lagi kendaraan yang perlu diberi tanda pengingat. Namun selama masih ditemukan tunggakan, pendekatan ini akan terus dilakukan.
Bapenda juga mengingatkan bahwa pembayaran pajak kendaraan kini semakin mudah, mulai dari layanan Samsat, gerai resmi, hingga berbagai kanal digital dan pembayaran non-tunai.
Inisiatif serupa turut mendapat perhatian publik setelah sejumlah warga membagikan pengalaman kendaraannya yang ditempeli pemberitahuan tunggakan pajak di area parkir umum. Tanpa protes, sebagian warganet justru mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai efektif mengingatkan tanpa menimbulkan tekanan berlebihan.
(Budis)











