JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — SUV Flagship BYD Dynasty-D tertangkap kamera sedang menjalani uji jalan di China. Meski masih tertutup kamuflase tebal, sejumlah detail penting mulai terungkap dan memberi gambaran jelas soal arah pengembangan SUV premium tersebut.
Dynasty-D diproyeksikan sebagai model unggulan dalam lini Dynasty Series. Kehadirannya disiapkan untuk masuk ke segmen SUV besar berteknologi tinggi, segmen yang kini semakin ramai dan kompetitif di pasar China maupun global.
Rear-Wheel Steering Jadi Sorotan Utama
Salah satu fitur yang langsung mencuri perhatian dari BYD Dynasty-D adalah penggunaan teknologi rear-wheel steering. Sistem ini memungkinkan roda belakang ikut berbelok sesuai kebutuhan, sehingga meningkatkan kelincahan dan stabilitas kendaraan, terutama saat melaju di kecepatan tinggi atau bermanuver di ruang sempit.
Teknologi ini biasanya hanya ditemukan pada SUV atau sedan premium berukuran besar. Kehadiran rear-wheel steering menjadi sinyal kuat bahwa BYD ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang tetap nyaman dan mudah dikendalikan, meskipun Dynasty-D memiliki bodi bongsor.
Dimensi Besar dengan Kabin Tiga Baris
Berdasarkan informasi yang beredar, BYD Dynasty-D diperkirakan memiliki panjang sekitar 5,2 meter. Ukuran ini menempatkannya di kelas SUV full-size dengan konfigurasi kabin tiga baris.
Segmentasi tersebut membuat Dynasty-D menyasar konsumen keluarga, sekaligus pengguna yang membutuhkan ruang besar dan fleksibel. Dengan dimensi seperti ini, Dynasty-D diprediksi akan menawarkan kabin lega, baik untuk penumpang maupun kapasitas bagasi.
Sensor LiDAR, Tanda SUV Berteknologi Tinggi
Keberadaan sensor LiDAR di bagian atap menjadi petunjuk penting lain. Ini mengindikasikan bahwa Dynasty-D akan dibekali sistem bantuan pengemudi canggih atau Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) generasi terbaru.
LiDAR memungkinkan kendaraan membaca kondisi sekitar secara lebih akurat, terutama untuk fitur semi-otonom. Dengan kombinasi sensor dan kamera, Dynasty-D dipersiapkan untuk bersaing langsung dengan SUV premium lain yang mengandalkan teknologi pintar sebagai nilai jual utama.
Desain Modern dengan Sentuhan SUV Premium
Dari tampilan eksterior yang tertangkap kamera, BYD Dynasty-D mengusung siluet SUV modern dengan garis bodi tinggi dan beltline yang tegas. Atapnya terlihat datar, memperkuat kesan kokoh sekaligus memaksimalkan ruang kabin.
Lampu depan dibuat tipis dengan desain futuristis, dipadukan elemen grille modern khas kendaraan listrik dan elektrifikasi BYD. SUV ini juga terlihat menggunakan velg multi-spoke berukuran besar serta pegangan pintu model retractable, meski fitur ini belakangan mulai dikaji ulang regulasinya di China.
Baca juga:
GWM Haval H9 Crossing Edition, Senjata Baru SUV Off-Road Jarak Jauh
Mitsubishi All-New Destinator Laris Manis, Ternyata Mesin Turbo Irit Rahasianya
Di-Pilot 300 Jadi Otak Sistem ADAS
Salah satu teknologi kunci yang dikabarkan akan hadir pada Dynasty-D adalah sistem Di-Pilot 300. Sistem ini disebut mengombinasikan sensor LiDAR, setidaknya 12 kamera, serta chip Nvidia Orin-X dengan kemampuan komputasi tinggi.
Dengan konfigurasi tersebut, Dynasty-D diproyeksikan mampu menjalankan lebih banyak fungsi ADAS dibanding generasi sebelumnya. Tujuannya jelas, meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta pengalaman berkendara, terutama di kondisi lalu lintas padat maupun perjalanan jarak jauh.
Mesin PHEV dan Suspensi Adaptif
Selain teknologi bantuan pengemudi, Dynasty-D juga disebut akan menawarkan opsi penggerak plug-in hybrid. Hal ini diperkuat dengan terlihatnya pipa pembuangan pada unit uji jalan, yang menandakan keberadaan mesin pembakaran internal.
SUV ini juga dirumorkan menggunakan sistem suspensi DiSus-A dengan continuous damping system. Teknologi ini memungkinkan suspensi menyesuaikan karakter bantingan secara real-time, sehingga memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan stabilitas saat berkendara.
Jadwal Debut dan Rival di Pasar
Meski foto-foto uji jalan sudah beredar luas, BYD belum mengumumkan peluncuran resmi Dynasty-D. Model ini diperkirakan akan debut pada kuartal kedua 2026, setelah rencana awal peluncuran tahun 2025 ditunda.
Penundaan tersebut disebut dilakukan untuk menyempurnakan integrasi teknologi terbaru dan memastikan Dynasty-D benar-benar kompetitif di segmen SUV premium. Di pasar China, rival yang diprediksi akan dihadapi antara lain Onvo L90, Geely M9, dan Aito M8.
Dengan kombinasi teknologi rear-wheel steering, sistem ADAS canggih, pilihan powertrain elektrifikasi, serta desain modern, BYD Dynasty-D diprediksi menjadi salah satu SUV flagship paling dinantikan pada 2026. Model ini sekaligus menegaskan ambisi BYD untuk bersaing di level global pada segmen SUV premium.
(Dist)











