BANDUNG, TEROPONG MEDIA.ID – Kedatangan Heart2Hearts di Jakarta berhasil mencuri perhatian para penggemar. Di tengah suasana yang hangat dan penuh antusiasme, Carmen menjadi salah satu sosok yang disorot, terutama saat membagikan kisah perjuangannya hingga akhirnya bisa debut sebagai idol K-pop.
Dengan senyum penuh kebahagiaan, Carmen mengaku senang bisa kembali ke Tanah Air tercinta. Momen ini terasa begitu istimewa, karena ia pulang bukan hanya sebagai dirinya yang dulu, tetapi sebagai idol yang telah meraih mimpinya.
Namun, perjalanan sampai dititik ini tidaklah mudah. Carmen mengungkapkan bahwa pada awalnya orang tuanya sempat menentang keputusannya untuk mengikuti audisi di SM Entertainment. Hal itu terjadi karena sebelumnya ia belum pernah menunjukkan kemampuan bernyanyi maupun menari di hadapan keluarganya.
Keputusan Carmen untuk terjun ke dunia K-pop secara tiba-tiba membuat keluarganya terkejut. Beruntungnya sang kakak menjadi orang pertama yang melihat potensinya. Dukungan darinya tersbut pun berhasil menyakinkan oran tua Carmen bahwa mimpinya layak untuk diperjuangkan.
Tantangan terbesar datang saat ia menjalani trainee. Carmen harus memulai semuanya dari nol, terutama dalam hal menari. Ia bahkan mengaku belum memiliki dasar dance sama sekali.
Baca Juga:
Carmen Hearts2Hearts Hangatkan Diplomasi Prabowo dan Lee Jae-myung di Blue House
3 Fakta Carmen Hearts2Hearts Idol Kpop Pertama Asal Indonesia
“Karena aku nggak ada dasar dance, jadi aku harus belajar dance benar-benar dari nol,” ungkapnya pada akun YouTube, dikutip pada Minggu (19/4/2026).
Tak hanya itu, perbedaan bahasa juga menjadi hambatan tersendiri baginya. Di masa awal trainee, ia bahkan mengandalkan aplikasi penerjemah untuk berkomunikasi dengan membert trainee lainnya.
Kehidupannya di masa trainee dijalaninya dengan jadwal yang sangat padat, mulai dari kelas balet, vokal, dance, hingga bahasa. Waktu terasa berjalan begitu cepat karena hampir seluruh harinya dihabiskan untuk berlatih.
Meski terasa berat, Carmen memilih untuk tetap bertahan. Baginya menjadi seorang idol adalah tujuan hidup yang sudah ia tetapkan sejak awal. Tekad itulah yang terus mendorongnya untuk melangkah, bahkan disaat rasa lelah datang menghampiri.
Bahkan netizen mengungkapkan rasa bangganya kepada Carmen karna sudah berjuang sampai sejauh ini, tulis pada kolom komentar akun YouTube Insertlive pada Sabtu, (18/4/2026).
“Jadi Carmen itu bukan karena lucky, ya Karna dia dapet skor tinggi untuk akhirnya debut di SM so, jangan bilang klo Carmen itu lucky biasa ktemu idol gede, tpi Karna emang dia layak bersama idol2 gede itu Sooo dukung terus,” tulis @ia***.
“entah carmen bakal baca atau engga tapi kata” kak indra di ujung acara bener” mewakili kita para s2u di indo terbang tinggi terus men buat jadi versi terbaik kamuu, terlepas ada aja yg gasuka/ngehate kamu dan para member dengan nyari kesalahan”, selagi memperbaiki terus gaada salahnya, toh manusia pun ga luput dari kesalahan inget selalu men yg sayang kamu lebih banyak dibanding orang” yg iri/gasuka kamu karna cuman ngeliat titik hitam kecil diatas kertas putih yg bersih terus bersinar yaa men kamu dan para member selalu dihati kami para hachu,” tulis @Ris***.
“gak bosen” gua bilang klok gua bangga bgt sama lu men karena lu, gua jdi punya tujuan dan semangat hidup. kamu gak boleh terlarut lama dalam kesedihan ya men, sedih boleh tpi harus ingat apa yg udah kamu janjikan untuk masa depan kamu. tetap semangat buat carmen dan member h2h lainnya️ btw, kak hendra keren bgtt mencairkan suasana wawancara biar gak canggung” bgt,” tulis@plu***.
Dukungan dari penggemar pun terus mengalir. Banyak yang mengaku bangga dengan perjuangan Carmen dan menilai kesuksesannya bukanlah sekedar keberuntungan, melainkan hasil kerja keras yang nyata.
Perjuangan tersebut akhirnya mebuahkan hasil. Bersama Hearts2Hearts, Carmen berhasil berdiri diatas panggung, meraih cinta dari penggemar, serta menjadi sosok yang begitu disayangi oleh member lainnya.
(Magang Unpas/T.Naila Ananda)











