BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah unggahan video di TikTok membuat heboh jagat maya. Video tersebut mengklaim bahwa Menteri ESDM Bahlil Minhaj Usman meresmikan kedatangan seorang ahli gizi dari India ke Indonesia untuk mendukung program gizi masyarakat.
Unggahan yang dibagikan akun TikTok @aceng.putra61 pada Rabu (5/11/2025) itu telah mengumpulkan 173.000 tanda suka, 27.200 komentar, dan dibagikan ulang hampir 100.000 kali hingga Minggu (16/11/2025).
Namun setelah ditelusuri, klaim tersebut terbukti palsu.
Klaim dalam Video Viral
Dalam video berdurasi 1 menit itu, pembuat konten memberikan narasi:
“Ahli gizi dari India resmi tiba di Indonesia untuk bantu awasi program makanan gizi gratis… Menindaklanjuti upaya pemerintah mengawasi nilai gizi MBG agar masyarakat mendapat asupan gizi seimbang.”
Narasi tersebut kemudian mengaitkan kedatangan ahli gizi asing dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), seolah-olah ada sambutan resmi dari Menteri Bahlil.
Baca Juga:
CEK FAKTA: Kabar Ammar Zoni Meninggal Dunia
CEK FAKTA: Gubernur Riau Abdul Wahid Minta KPK Periksa Jokowi karena Suap Rp18 Miliar
Hasil Penelusuran
Tim pemeriksa fakta memastikan bahwa unggahan itu termasuk konten palsu (fabricated content). Berikut temuan pentingnya:
1. Video Mengalami Manipulasi AI dengan Akurasi Hampir Sempurna
Analisis forensik digital menunjukkan bahwa video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan dengan tingkat kemungkinan manipulasi mencapai 99,9 persen. Artinya, visual Bahlil dalam video bukanlah rekaman asli.
2. Tidak Ada Catatan Peristiwa Sambutan Resmi
Pencarian kata kunci seperti “Bahlil sambut ahli gizi India” tidak menemukan bukti acara atau pernyataan resmi terkait kedatangan ahli gizi dari India. Yang ditemukan hanyalah laporan kerja sama umum Indonesia–India dalam bidang gizi sekolah, bukan kedatangan individu tertentu seperti dalam klaim video.
3. Isu MBG Dimanfaatkan untuk Memancing Emosi Publik
Unggahan tersebut tampaknya memanfaatkan popularitas program MGD/MBG (Makanan Bergizi Gratis) untuk menimbulkan kesan mendesak dan dramatis. Narasi “ahli gizi India” sengaja dipadukan untuk membangun sensasi, padahal tidak didukung data konkret.
Klaim bahwa Bahlil Minhaj Usman menyambut kedatangan ahli gizi dari India adalah salah dan menyesatkan. Video viral tersebut merupakan hasil rekayasa AI dan tidak ada bukti peristiwa sebagaimana yang diklaim.
(Hafidah Rismayanti/Dist)











