BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Media sosial kembali dihebohkan oleh unggahan yang mengklaim Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyebut suku Batak sebagai bagian dari bangsa Israel. Narasi yang tersebar menyebutkan Netanyahu berkata, “Batak adalah bagian dari kami para Yahudi dan memiliki sejarah yang panjang.” Namun, benarkah klaim tersebut? Yuk, kita bongkar faktanya!
Unggahan ini muncul di beberapa akun Facebook yang menyandingkan foto Netanyahu dengan narasi bombastis:
“Netanyahu Akui Batak Sebagai Suku Israel Yang Hilang.”
Klaim ini kemudian cepat menyebar dan menimbulkan berbagai spekulasi publik, bahkan hingga menyinggung isu identitas dan kebangsaan.
Baca Juga:
Cek Fakta : Hollywood Sign Terbakar Akibat Kebakaran Hutan Los Angeles?
Konten Ini Manipulasi dan Berbasis AI
Berdasarkan hasil penelusuran Google Search, tidak ditemukan sumber resmi atau pernyataan apapun dari perdana mentri Israel yang menyebut suku Batak sebagai bagian dari Israel. Artinya, tidak ada bukti yang bisa mendukung klaim sensasional tersebut.
Bahkan setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata foto yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan hasil manipulasi dari unggahan asli akun Instagram Kumparan pada 21 Juli 2025. Foto aslinya justru memuat informasi medis:
“Netanyahu keracunan makanan, alami radang usus dan dehidrasi.”
Dalam pemberitaan aslinya, disebutkan bahwa Netanyahu tengah menjalani perawatan medis akibat keracunan makanan dan dinyatakan mengalami radang usus serta dehidrasi.
Lebih lanjut, diketahui bahwa unggahan manipulatif ini pertama kali muncul di grup Facebook bernama “Timpa Teks: Singularity”. Grup ini dikenal kerap membagikan konten parodi dengan cara menimpa teks pada foto tokoh terkenal untuk keperluan humor.
(Hafidah Rismayanti/_Usk)











