CEK FAKTA: Program Transmigrasi ke IKN

IKN
IKN (bing)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Isu seputar pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menjadi sorotan publik. Namun sayangnya, tak sedikit informasi menyesatkan yang sengaja disebarkan untuk menciptakan kebingungan.

Tim Cek Fakta TeropongMedia.id menemukan sejumlah klaim palsu yang beredar luas di media sosial dan perlu diluruskan.

Klaim soal adanya program transmigrasi ke IKN dan Kalimantan Timur ramai dibicarakan setelah unggahan salah satu akun Facebook pada 22 Juni 2025. Dalam unggahan tersebut, pengguna membagikan poster yang berisi informasi bahwa pemerintah membuka pendaftaran program transmigrasi. Dengan berbagai fasilitas seperti rumah tinggal, lahan, modal usaha, fasilitas kesehatan, pendidikan gratis, dan pelatihan kerja.

Poster ini menargetkan WNI yang sudah menikah dan berusia 20–65 tahun, serta menyebut program memiliki kuota terbatas. Akun tersebut menulis, “Monggo yang mau daftar transmigrasi ke IKN nih info program nya,” yang kemudian mendapat cukup banyak interaksi dari netizen.

Faktanya hingga kini, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah mengenai dibukanya program transmigrasi ke IKN dengan fasilitas sebagaimana disebut dalam unggahan tersebut.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) juga belum mengeluarkan informasi resmi terkait program tersebut. Poster tersebut adalah hoaks dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Zakat dan Infak untuk Masjid di IKN

Sebuah unggahan di Facebook pada 27 Maret 2025 menyebutkan bahwa Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan dana zakat dan infak akan digunakan untuk pembangunan masjid di IKN.

Unggahan tersebut bahkan menampilkan judul artikel palsu bertuliskan “Menag Nazaruddin Umar Uang Zakat Uang Infak akan Digunakan Buat Masjid Di Ibukota baru IKN.”

Akun tersebut menambahkan narasi tambahan yang menyudutkan sang menteri, tanpa sumber valid.

Faktanya tidak ada pernyataan resmi dari Menag Nasaruddin Umar seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut. Kementerian Agama menegaskan bahwa penggunaan dana zakat dan infak hanya diperbolehkan untuk delapan golongan (asnaf) sesuai dengan ketentuan syariah dan UU Zakat. Klaim tersebut dipastikan tidak benar dan merupakan disinformasi yang bisa menyesatkan umat.

Baca Juga:

CEK FAKTA: PM Israel Netanyahu Umumkan Akan Hancurkan Indonesia Setelah Iran

CEK FAKTA: Foto Lamborghini Patroli Polisi di Kelapa Gading

Prabowo Lanjutkan IKN dengan Dana Haji Rp 300 Triliun

Postingan lain yang tak kalah kontroversial menyebutkan bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto akan melanjutkan pembangunan IKN dengan menggunakan sisa dana haji sebesar Rp300 triliun yang katanya sudah “diikhlaskan rakyat”.

Unggahan tersebut bahkan menyematkan cuplikan layar seolah-olah berasal dari artikel CNBC Indonesia dengan judul “Presiden Prabowo IKN akan saya lanjutkan Masih Ada sisa Dana Haji 300 Triliun yang sudah diikhlaskan rakyat.”

Narasi tambahan dalam unggahan tersebut menyiratkan kemarahan dan ketidaksetujuan publik terhadap penggunaan dana haji.

Klaim bahwa dana haji akan digunakan untuk pembangunan IKN adalah hoaks. Tidak ada pernyataan resmi dari Presiden terpilih Prabowo ataupun Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang menyatakan dana haji digunakan untuk IKN.

Dana haji dikelola sesuai ketentuan dan hanya untuk kepentingan penyelenggaraan ibadah haji. Cuplikan artikel yang disebar adalah hasil editan dan manipulasi konten.

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

6 Rekomendasi Tablet Unggulan Sepanjang Tahun 2024

2

Sinopsis Film Bajaj Bajuri, Pernah Dibintangi Mat Solar

3

Windows 10 Tetap Jadi Favorit, Meski Microsoft Akan Hentikan Dukungannya

4

Kejutan Suzuki Hadirkan Mobil Listrik, Ini Bocorannya

5

Firsta Yufi Amarta Putri Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg