JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — ChatGPT yang selama ini dikenal sebagai layanan AI gratis dan bebas iklan, dikabarkan akan segera berubah. Temuan kode tersembunyi dalam aplikasi beta terbarunya mengisyaratkan bahwa OpenAI sedang menyiapkan sistem periklanan.
Sinyal pertama datang dari pengguna X bernama Tibor Blaho, yang menemukan referensi seperti ad features, search ads, hingga istilah content bazaar di versi beta ChatGPT Android 1.2025.329. Meski belum dirilis untuk publik, temuan tersebut dinilai cukup kuat bahwa OpenAI sedang membangun infrastruktur iklan.
Rumor Lama yang Makin Nyata
Pembahasan mengenai kemungkinan iklan sebenarnya sudah beberapa kali mencuat dalam dua tahun terakhir. CEO OpenAI, Sam Altman sempat menyebut iklan sebagai opsi terakhir pada 2024, namun pada 2025 ia mulai membuka peluang penggunaan iklan asalkan tidak mengganggu pengalaman pengguna.
Laporan The Information kemudian memperkuat dugaan, menyebut bahwa OpenAI sedang mengembangkan sistem periklanan berbasis memori pengguna yang memungkinkan iklan muncul berdasarkan konteks percakapan.
Kekhawatiran Privasi Meningkat
Salah satu isu yang langsung muncul adalah privasi. ChatGPT digunakan untuk percakapan yang lebih personal dibanding mesin pencari biasa—mulai dari masalah keluarga, saran hubungan, kondisi emosional, hingga pertanyaan finansial dan kesehatan.
Bahkan, OpenAI mencatat sekitar 0,07% pengguna mingguan menunjukkan tanda percakapan berisiko tinggi seperti pikiran bunuh diri. Dengan data sensitif sebesar ini, penerapan iklan berbasis konteks percakapan memunculkan kekhawatiran kuat bahwa privasi pengguna bisa terganggu.
Baca Juga:
Ini Fitur Lengkap UmHajGo, Aplikasi AI untuk Bantu Jemaah Umrah dan Haji
Daftar Layanan Lengkap Internet Rakyat: Syarat, Fitur, Harga Paket, dan Cara Daftar
Seperti Apa Bentuk Iklannya?
OpenAI belum memberikan rincian resmi, namun beberapa kemungkinan format iklan yang beredar antara lain:
- Tautan sponsor di tengah percakapan.
- Saran produk berbayar yang dimasukkan ke dalam jawaban AI.
- Pop-up sebelum jawaban diberikan.
- Sponsored suggestions mirip Google Ads.
Format-format ini dinilai berpotensi mengubah kenyamanan ChatGPT secara signifikan.
Versi Gratis Bisa Jadi Penuh Iklan
Jika sistem iklan benar diterapkan, pengguna mungkin tetap bisa menggunakan ChatGPT secara gratis, tetapi dengan iklan terpasang. Untuk pengalaman tanpa iklan, pengguna kemungkinan harus berlangganan ChatGPT Plus, Pro, atau paket premium lainnya—mirip model Spotify dan YouTube.
AI Tidak Lagi Sepenuhnya Gratis
Kenaikan biaya operasional AI berskala besar membuat perusahaan seperti OpenAI terus mencari model bisnis yang berkelanjutan. Kehadiran iklan diprediksi menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga versi gratis tetap tersedia.
Bagi sebagian pengguna, ini menandai berakhirnya era ChatGPT yang bersih dan bebas distraksi.
(Dist)











