BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Mantan pemain tunggal putra peringkat satu dunia, Kento Momota, bersiap kembali merasakan atmosfer kompetisi. Pebulu tangkis asal Jepang itu dijadwalkan tampil di ajang King Cup Invitational di Shenzhen, China, pada 26–28 Desember, setahun setelah secara resmi mengumumkan pensiun dari dunia bulu tangkis.
Momota, juara dunia dua kali, memilih gantung raket usai membela Jepang di Piala Thomas 2024. Namun tanda-tanda kembalinya sang legenda mulai terlihat bulan lalu, ketika ia secara terbuka mengungkapkan keinginannya bermain lagi saat menghadiri perayaan 100 tahun Persatuan Bulu Tangkis Penang (PBA).
Karier Momota sendiri merupakan salah satu yang paling gemilang sekaligus tragis dalam sejarah bulu tangkis modern. Ia mencatat rekor fenomenal dengan merebut 11 gelar dalam satu musim pada 2019, sebelum semuanya terhenti akibat kecelakaan lalu lintas seusai menjuarai Malaysia Masters 2020. Insiden tersebut berdampak serius pada penglihatannya dan memaksa Momota menutup karier profesional di usia yang relatif muda, 29 tahun.
Baca Juga:
Jonatan Christie Jaga Asa Tembus BWF World Tour Finals 2025
Kini, di usia 31 tahun, Momota akan langsung menghadapi ujian berat dalam comeback-nya. King Cup Invitational menghadirkan deretan pemain elite dunia, mulai dari Shi Yu Qi (peringkat 1 dunia) asal Tiongkok, Anders Antonsen (peringkat 3) dari Denmark, hingga Jonatan Christie (peringkat 5) dari Indonesia. Turnamen sistem gugur delapan pemain ini juga diikuti Alex Lanier (Prancis), Jason Teh (Singapura), Victor Lai (Kanada), serta juara dunia junior China, Liu Yang Ming Yu.
Ajang di Shenzhen ini berpotensi menjadi indikator penting bagi masa depan Momota. Setelah menjalani operasi punggung pada tahun ini, penampilannya akan menjadi penentu apakah ia benar-benar siap kembali ke kompetisi tunggal secara reguler, bahkan mungkin menjalani satu musim penuh Tur Dunia pada tahun depan.
Kembalinya Momota ke lapangan disambut hangat para penggemar. Legenda bulu tangkis Malaysia, Datuk Rashid Sidek, menilai kehadiran juara dunia dua kali itu akan membawa warna dan antusiasme baru di sektor tunggal putra.
Sebelumnya, saat berada di Penang sebagai tamu kehormatan perayaan satu abad PBA, Momota memang mengakui bahwa ia tengah mempertimbangkan kemungkinan kembali berkompetisi. Kini, di Shenzhen, pertimbangan itu berubah menjadi kenyataan, sebuah bab baru yang dinantikan publik bulu tangkis dunia.











