JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — ONIC Esports nyaris menelan kekalahan pahit pada laga pembuka Swiss Stage M7 World Championship. Menghadapi Boostgate Esports, tim berjuluk Los Galacticos itu sempat tertinggal hingga 7.000 gold, sebelum akhirnya melakukan comeback dramatis.
Pertandingan berdurasi 29 menit tersebut menjadi salah satu laga paling emosional di hari pertama M7 yang mengguncang XO Hall MPL Arena, Jakarta, Jumat (10/1/2026).
Boostgate tampil dominan sejak early game, memaksa ONIC bertahan di bawah tekanan nyaris sepanjang pertandingan. Namun, pengalaman dan ketenangan menjadi pembeda ketika situasi terlihat nyaris mustahil.
Draft Phase: : First Pick Kalea, Strategi Berani ONIC
ONIC membuka draft dengan keputusan berisiko tinggi. Kiboy langsung mengamankan Kalea sebagai first pick, hero tank dengan mobilitas dan crowd control tinggi yang kelak menjadi kunci kemenangan. Kairi memilih Yi Sun Shin sebagai jungler, sementara Skylar mengunci Claude di gold lane. S A N Z mengambil Kadita sebagai mid laner dengan burst damage eksplosif, dan Lutpii melengkapi komposisi lewat Uranus di exp lane sebagai secondary frontline.
Boostgate tak kalah agresif. Mereka menghadirkan kombinasi mematikan Khaleed–Sora yang dimainkan Eksi dan Wackter, duo yang mendominasi fase early hingga mid game. Kazue mengisi jungle dengan Hayabusa, Identity memilih Valentina, sementara Rx menjadi ujung tombak late game lewat Karrie.
Early to Mid Game: Combo Khaleed-Sora yang Mengerikan
Sejak menit awal, Boostgate tampil tanpa ampun. Kombinasi Khaleed dan Sora sukses mematikan inisiasi ONIC. Setiap percobaan team fight selalu berakhir buruk bagi Los Galacticos.
Kazue bermain agresif dengan Hayabusa, melakukan split push dan pick-off yang membuat ONIC kehilangan ruang untuk bernapas.
Tekanan terus meningkat hingga menit ke-15, ketika perbedaan gold menyentuh angka 7.000. Atmosfer di XO Hall berubah tegang. ONIC terlihat di ambang kekalahan, sementara Boostgate berada di atas angin.
Baca Juga:
Duel Penutup Swiss Stage M7 World Championship MLBB: Mampukah Alter Ego Bungkam Juara dari Turki?
The Turning Point: War di Lord Menit 17
Momentum pertandingan berubah drastis di menit ke-17. Saat Boostgate mencoba mengamankan Lord, ONIC memilih all-in.
Kiboy melakukan inisiasi nekat, berhasil menarik Rx ke tengah formasi. S A N Z langsung menyusul dengan burst Kadita yang mematikan.
Team fight berlangsung panjang dan brutal. Meski korban berjatuhan di kedua sisi, ONIC keluar sebagai pemenang tipis dan berhasil mengamankan Lord. Objektif ini menjadi nyawa baru bagi ONIC untuk memperlambat tempo dan mengembalikan keseimbangan permainan.
Lord Evolve Menit 25: Boostgate Strike Back
Boostgate belum habis. Pada menit ke-25, mereka berhasil mengamankan Lord Evolved lewat eksekusi rapi dari Rx. Pertandingan kembali memanas. Keunggulan kembali berpindah, dan tekanan ke base ONIC semakin nyata.
Namun justru di fase ini, pengalaman ONIC berbicara.
Menit 27: Penculikan Kazue oleh Kiboy
Momen penentuan terjadi di menit ke-27. Dengan vision tajam, Kiboy berhasil menculik Kazue yang sedang mencari celah. Hook Kalea mendarat sempurna. Tanpa jungler, Boostgate kehilangan sumber damage utama.
Keunggulan jumlah pemain membuat ONIC mengamankan Lord berikutnya dengan relatif mudah. Inilah titik balik sejati yang memastikan comeback Los Galacticos tak terbendung.
Menit 29 Akhir Bagi Boostgate
Dengan momentum penuh di tangan, ONIC tak menyia-nyiakan kesempatan. Mereka langsung menekan, memenangkan team fight terakhir, dan menghancurkan crystal Boostgate di menit ke-29. XO Hall meledak dalam sorak sorai, menyaksikan salah satu comeback terbaik M7 sejauh ini.
Skor Akhir
ONIC Esports 1–0 Boostgate Esports
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa ONIC bukan hanya unggul secara mekanik, tetapi juga memiliki mental juara—faktor krusial dalam turnamen sekelas M7 World Championship.
(Dist)











