JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Beberapa waktu lalu penggunaan kandungan etanol dalam BBM menuai perdebatan. BBM dengan campuran etanol diklaim lebih rama lingkunga. Akan tetapi, pada satu sisi, dianggap dapat berdampak pada mesin kendaraan.
Hal ini dipicu setelah sejumlah SPBU swasta membatalkan pembelian base fuel dari Pertamina akibat adanya kandungan etanol sebesar 3,5 persen.
Terlepas dari semua perdebatan itu, beberapa produsen otomotif roda empat di Indonesia telah menjamin, bahwa produk mobil mereka telah kompatibel untuk mengkonsumsi BBM etanol.
Bahkan pada tahun lalu, sejumlah pabrikan otomotif telah menyampaikan bahwa beberapa model kendaraan mereka sudah dirancang untuk dapat menggunakan bahan bakar dengan campuran etanol, selama masih dalam batas aman antara 5 persen hingga 10 persen.
Daftar Mobil yang Mendukung dengan BBM Etanol
Pertama, Toyota Indonesia pernah menyampaikan bahwa beberapa model seperti Avanza, Veloz, Rush, Agya, dan Calya telah mampu menggunakan bioetanol dengan syarat campurannya tidak melebihi 5 persen. Menariknya, mobil-mobil ini tidak memerlukan penyesuaian mesin untuk bisa menggunakan bahan bakar tersebut.
Lalu, Suzuki bahkan mengklaim bahwa seluruh mobil yang dipasarkan di Indonesia dapat menggunakan BBM bioetanol hingga 10 persen. Model-model seperti Grand Vitara, XL7 (baik bensin maupun hybrid), Ertiga (bensin dan hybrid), Jimny, APV Arena, Carry, serta S-Presso masuk dalam daftar ini.
BACA JUGA:
BBM Etanol 10 Persen Wajib di Indonesia 2026 ! Pengganti Pertalite?
Digadang Bensin Progresif, Tapi di Negara Ini BBM Etanol Tuai Keluhan Warga!
Senada dengan Suzuki, Mitsubishi juga memastikan bahwa mobil-mobil berbahan bakar bensin seperti Xpander dan Xpander Cross sudah kompatibel dengan bioetanol hingga kandungan 10 persen. Namun, belum ada pernyataan resmi mengenai kesesuaian model terbaru mereka, yaitu Xforce dan Destinator, terhadap BBM campuran etanol.
Pabrikan Jepang lainnya, Daihatsu pada seluruh produknya di Indonesia menggunakan mesin bensin, juga menyatakan bahwa semua modelnya mendukung penggunaan bioetanol. Kandungan etanol yang disarankan adalah antara 5 persen hingga 10 persen. Beberapa model Daihatsu yang saat ini dipasarkan di antaranya Rocky, Ayla, Sigra, Xenia, Terios, Sirion, Luxio, dan Gran Max.
Pabrikan Non Jepang
Tak hanya merek Jepang, produsen mobil premium asal Jerman, Mercedes-Benz, juga mengklaim bahwa mobil-mobil yang dijual di Indonesia sudah dapat menggunakan bensin campuran etanol hingga 10 persen tanpa perlu modifikasi pada mesin.
Melalui pernyataan produsen otomotif di atas, menjadi jawaban bagi para pemilik mobil-mobil tersebut tanpa perlu khawatir dengan penggunaan konsumsi BBM etanol di Indonesia.
(Saepul)











