JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pajak kendaraan bermotor menjadi komponen biaya penting yang wajib diperhitungkan oleh pemilik mobil. Salah satunyaadalah pajak Kijang Diesel, khususnya Toyota Kijang Innova Reborn Diesel yang dikenal tangguh, irit, dan bernilai jual tinggi.
Besaran pajak Kijang Diesel tidak bersifat tunggal. Nilainya bervariasi tergantung tahun produksi, tipe kendaraan, transmisi (manual atau otomatis), wilayah pendaftaran, serta status kepemilikan apakah kendaraan pertama atau kedua.
Karena itu, tidak sedikit pemilik mobil yang kaget saat mengetahui nominal pajak tahunan berbeda meski model kendaraannya sama.
Kisaran Pajak Kijang Diesel Terbaru
Secara umum, pajak tahunan Kijang Innova Reborn Diesel kepemilikan pertama berada di kisaran Rp 5,8 juta hingga Rp 7 jutaan untuk keluaran tahun 2022 hingga 2025.
Sementara itu, untuk kepemilikan kedua, pajak bisa melonjak signifikan hingga mendekati Rp 10 jutaan akibat penerapan pajak progresif.
Perhitungan pajak tersebut mengacu pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang dikalikan tarif pajak daerah, kemudian ditambahkan SWDKLLJ sebagai komponen wajib.
Baca Juga:
Denda Pajak Isuzu Panther, Lengkap dengan Tunggakan
Toyota Kijang Innova Primadona Pilihan Mobil Bekas, Ternyata Ini Rahasianya!
Contoh Rincian Pajak Kijang Innova Reborn Diesel
Berikut gambaran estimasi pajak tahunan yang umum dijumpai di beberapa daerah. Perlu dicatat, nominal dapat berbeda tergantung kebijakan pemerintah daerah masing-masing.
Innova Reborn Diesel 2021 (Kepemilikan Pertama):
- Tipe V 2.4 A/T: sekitar Rp 6.804.000
- Tipe V 2.4 M/T: sekitar Rp 6.489.000
Innova Reborn Diesel 2022 (Kepemilikan Pertama):
- Tipe V 2.4 A/T: sekitar Rp 7.182.000
- Tipe G 2.4 A/T: sekitar Rp 6.363.000
Innova Reborn Diesel 2024 (Kepemilikan Pertama):
- Tipe G A/T (wilayah Jawa Barat): sekitar Rp 5,8 jutaan
Sementara itu, Innova Reborn Diesel kepemilikan kedua, khususnya di wilayah dengan tarif pajak progresif tinggi seperti Jakarta, dapat mencapai Rp 9,9 juta hingga Rp 10,4 jutaan, terutama untuk keluaran terbaru.
Faktor yang Mempengaruhi Besaran Pajak
Ada beberapa faktor utama yang menentukan besar kecilnya pajak Kijang Diesel, antara lain:
- NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor)
Menjadi dasar utama penghitungan pajak. Semakin tinggi NJKB, semakin besar pajak yang dibayarkan. - Tarif Pajak Daerah
Umumnya berada di kisaran 1,5% hingga 2%, tergantung kebijakan provinsi atau kota. - SWDKLLJ
Biaya tetap untuk kendaraan roda empat yang nilainya sekitar Rp 143.000 per tahun. - Pajak Progresif
Berlaku untuk kepemilikan kendaraan kedua dan seterusnya. Contohnya, 3% untuk kendaraan kedua, 4% untuk kendaraan ketiga, dan bisa lebih tinggi untuk kepemilikan berikutnya.
Cara Cek Pajak Kijang Diesel Secara Online
Untuk mengetahui nominal pajak yang paling akurat, pemilik kendaraan disarankan mengecek langsung melalui website atau aplikasi Samsat daerah. Layanan ini memungkinkan pemilik kendaraan melihat rincian pajak hanya dengan memasukkan nomor polisi kendaraan.
Sebagai contoh, warga Jakarta dapat memanfaatkan layanan Samsat online untuk mengecek pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.
Dengan memahami rincian dan faktor penentu pajak Kijang Diesel, calon pembeli maupun pemilik kendaraan dapat lebih siap secara finansial. Informasi ini juga penting bagi mereka yang berencana membeli Innova Reborn Diesel bekas, agar tidak salah perhitungan biaya tahunan.
(Dist)










