JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Komedian Dede Sunandar akhirnya buka suara terkait tudingan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilontarkan sang istri, Karen Hertatum.
Tak berusaha mengelak, Dede justru mengakui bahwa peristiwa tersebut memang pernah terjadi beberapa tahun lalu.
“Kalau soal itu betul.”
Pengakuan singkat itu langsung membuat publik kembali menyoroti kondisi rumah tangga mereka yang belakangan dikabarkan retak.
Dede menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi saat dirinya terpancing emosi setelah mengetahui sesuatu yang menurutnya tidak pantas terjadi di rumah.
Ia mengaku kesal karena istrinya disebut membawa teman pria dan mengadakan aktivitas minum-minuman ketika dirinya sedang berada di luar kota.
Situasi itu memicu ledakan emosi yang akhirnya berujung pada tindakan yang kini ia sesali.
Anak Disebut Sempat Menghalangi
Dalam penjelasannya, Dede juga mengungkap bahwa anaknya sempat berada di tengah situasi tersebut.
“Anak aku menghalangi dan itu enggak sengaja.”
Pernyataan itu justru membuat cerita rumah tangga mereka terasa makin pilu. Konflik pasangan yang seharusnya privat berubah menjadi luka yang berdampak ke keluarga.
Akui Salah dan Minta Maaf
Meski mencoba menjelaskan latar belakang kejadian, Dede menegaskan dirinya tidak membenarkan tindakan kekerasan.
“Enggak semua perbuatan KDRT itu benar karena ya tetap salah.”
Ia mengaku sudah meminta maaf langsung kepada istri maupun keluarga sang istri atas kejadian tersebut.
Pengakuan ini menjadi momen langka ketika figur publik memilih mengakui kesalahan secara terbuka, bukan berlindung di balik pembelaan setengah hati.
Ingin Bertemu, Tapi Masih Ditolak
Dede mengatakan dirinya sebenarnya ingin bertemu langsung dengan sang istri untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik.
Namun hingga kini, komunikasi disebut masih berjalan terbatas karena Karen disebut membutuhkan waktu untuk memulihkan mentalnya.
Situasi itu menunjukkan bahwa luka emosional dalam rumah tangga sering kali tidak selesai hanya dengan satu kata maaf.
Baca Juga:
Rumah Tangga Pinkan Mambo Ternyata Tak Pernah Disahkan Negara
Kasus ini langsung memicu banyak respons di media sosial. Ada yang mengapresiasi kejujuran Dede mengakui kesalahan, namun tak sedikit pula yang menilai kekerasan tetap tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.
Di balik semua polemik itu, satu hal yang kini jadi perhatian publik adalah apakah hubungan mereka masih bisa diperbaiki, atau justru sudah terlalu jauh retak dari dalam.











