BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Upaya masyarakat Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran dalam mengembangkan potensi alam sebagai kekuatan pariwisata kembali membuahkan hasil. Desa wisata yang dikenal dengan atraksi river tubing Santirah dan panorama Pepedan Hills itu dinobatkan sebagai Juara Harapan II kategori Desa Wisata Terbaik Berbasis Alam pada ajang Wonderful Indonesia Awards 2025. Atas pencapaian tersebut, Desa Selasari berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp 10 juta.
Penghargaan ini memperkuat posisi Desa Selasari sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Jawa Barat, setelah sebelumnya masuk nominasi 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Berbagai atraksi berbasis alam seperti gua, sungai, dan bukit menjadi kekuatan utama yang dikelola oleh masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.
Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, dalam sambutannya menegaskan bahwa penghargaan Wonderful Indonesia Awards bukan sekadar ajang apresiasi, melainkan dorongan agar destinasi di seluruh Tanah Air terus meningkatkan kualitas layanan.
“Pariwisata adalah motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Sektor strategis yang tidak hanya menciptakan perjalanan, tetapi membuka ruang bagi budaya untuk berkembang, ekonomi bergerak, dan masyarakat mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Menpar, dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar, Selasa (9/12/2025).
Baca Juga:
Desa Selasari, Permata di Perbukitan Pangandaran yang Menawarkan Petualangan Alam Tanpa Akhir
Ia menambahkan bahwa pariwisata memberikan efek ekonomi yang merata, menyentuh berbagai sektor pendukung.
“Dari desa hingga kota, dari hulu ke hilir, pariwisata menggerakkan rantai ekonomi, menghidupi UMKM, pekerja seni, pelaku event, hingga menopang lebih dari 25,9 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia,” ungkap Menpar.
Menurutnya, para pengelola destinasi yang menerima penghargaan tahun ini adalah mereka yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan mutu pariwisata Indonesia.
Penyelenggaraan Wonderful Indonesia Awards 2025 dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dari sosialisasi pada Agustus–September, pendaftaran hingga Oktober, lalu dilanjutkan dengan kurasi, seleksi administratif, verifikasi, visitasi lapangan, pendalaman penilaian, hingga tahap akhir penjurian.
Melalui proses panjang ini, Desa Selasari berhasil menjadi salah satu destinasi dari Jawa Barat yang menerima penghargaan nasional.
(Budis)











