Diblokir Indonesia, Aplikasi Temu Hadapi Tantangan Serupa di Eropa

Aplikasi Temu
(dok. Playstore)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Aplikasi e-commerce Temu yang baru-baru ini diblokir di Indonesia karena dugaan dapat merugikan UMKM domestik dan menjual barang ilegal, sekarang tengah menghadapi masalah serupa di Eropa.

Komisi Eropa telah meminta penjelasan dari Temu mengenai langkah-langkah yang diambil untuk menghentikan peredaran produk ilegal di platformnya, menurut laporan AFP pada Jumat (11/10/2024).

Masalah di Eropa

Berdasarkan regulasi Digital Services Act (DSA), Temu harus memberikan data dan informasi terkait upaya untuk melindungi konsumen serta kesehatan mental dan fisik pengguna. Komisi Eropa meminta rincian mengenai rekomendasi konten yang disajikan dalam aplikasi, serta jaminan perlindungan data pribadi pengguna.

Pada bulan Mei, sejumlah pengguna Temu di Eropa melaporkan adanya indikasi aplikasi tersebut menggunakan teknik manipulatif untuk mendorong perilaku belanja yang berlebihan, menimbulkan pelanggaran terhadap regulasi yang ada.

Keluhan dari Enam Negara

Enam negara anggota Uni Eropa, termasuk Austria, Denmark, Prancis, Jerman, Belanda, dan Polandia, telah meminta Brussels untuk memperketat pengawasan terhadap Temu pada bulan September lalu.

Hal ini menunjukkan perhatian global terhadap aplikasi ini semakin meningkat, seiring dengan upaya untuk melindungi konsumen dan menegakkan hukum di dunia digital.

Temu diharapkan untuk memenuhi permintaan informasi dari Komisi Eropa dengan batas waktu pada 21 Oktober mendatang. Langkah ini bertujuan untuk memastikan operasi Temu di Eropa mematuhi aturan yang berlaku, dan pelanggaran dapat berakibat pada sanksi berupa denda.

Tanggapan Komisi Eropa

“Berdasarkan informasi dari Temu, Komisi Eropa akan menentukan langkah selanjutnya,” ujar regulator dalam pernyataannya.

Permintaan informasi ini muncul karena Temu telah masuk dalam kategori aplikasi besar di Eropa, dengan 75 juta pengguna aktif meskipun baru rilis pada tahun 2023.

BACA JUGA: Kominfo Blokir Aplikasi TEMU, Marketplace Ilegal Asal China

Masalah yang terjadi pada aplikasi e-comerce Temu menjadi perhatian akan pentingnya regulasi dan perlindungan konsumen di era digital yang terus berkembang.

 

(Virdiya/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Gelar Edukasi Olah Sampah Organik di Desa Cikadut
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Taat Pajak Dukung Pembangunan
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Normalisasi Sungai hingga Bangun Drainase Baru
KDS Kebut Tangani Banjir Kabupaten Bandung, Sungai Dikeruk hingga Bangun Drainase Baru
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Meeting Package Harga Terjangkau Untuk Kebutuhan Bisnis
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

5

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Headline
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka
Bandung Zoo
Ada Pengelola Baru, Pemkot Siapkan Tahapan Perizinan dan Transisi Operasional Bandung Zoo