BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Tekanan yang datang sebelum pertandingan Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis pada ajang FIFA Series 2026 tidak menyurutkan langkah Beckham Putra Nugraha.
Di tengah sorotan dan kritik yang bahkan menyasar akun keluarga terdekatnya, ia justru menjawab dengan cara paling sederhana bagi seorang pesepak bola yakni melalui penampilan di lapangan.
Dua gol yang dicetaknya dalam laga yang berlangsung di Stadion GBK pada Jumat (27/3/2026) malam tersebut menjadi penanda bahwa proses yang ia jalani tidak sia-sia, sekaligus meredam keraguan yang sempat mengemuka di ruang publik.
Menanggapi performanya, Beckham memilih tetap merendah dan menekankan pentingnya konsistensi.
“Ya, tetap kita harus konsisten. Prosesnya panjang. Kita fokus di pertandingan selanjutnya. Yang sudah ya sudahlah,” ujarnya usai pertandingan.
Gol tersebut juga menjadi catatan penting dalam perjalanan awalnya bersama tim senior. Ia mengaku bersyukur dapat memberikan kontribusi, terlebih di tengah tuntutan untuk beradaptasi dengan sistem baru dari pelatih.
“Alhamdulillah bisa memberikan yang terbaik. Karena ini pelatih baru dengan sistem baru, kita harus cepat beradaptasi,” katanya.
Di balik selebrasi yang sempat menjadi sorotan, Beckham menegaskan tidak ada makna khusus yang ingin disampaikan.
“Itu spontan saja, tidak ada sesuatu yang khusus,” ujarnya singkat.
Baca Juga:
Air Mata di Balik Tekanan
Di luar lapangan, cerita berbeda datang dari keluarga. Ayah Beckham mengungkapkan bahwa tekanan yang diterima putranya sempat begitu berat, bahkan membuatnya emosional.
“Terus terang saya sampai menangis saat teleponan, karena banyak cacian. Tapi saya bilang jadikan itu motivasi, buktikan di lapangan,” ungkapnya.
Menurutnya, dunia sepak bola memang tidak lepas dari kritik, namun pembuktian sejati hanya bisa dilakukan melalui permainan.
“Pemain bola itu buktinya di lapangan. Alhamdulillah sekarang Beckham bisa membuktikan dengan dua gol,” katanya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas pencapaian putranya yang untuk pertama kali mencetak gol di level tim senior, bahkan langsung mencatatkan dua gol dalam satu pertandingan.
Fokus ke Laga Berikutnya
Meski mendapat apresiasi, Beckham menilai performanya masih perlu ditingkatkan. Ia tidak ingin terlena dengan hasil yang diraih dalam satu pertandingan.
“Harus lebih ditingkatkan, karena masih banyak pertandingan ke depan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan berikutnya tidak akan mudah, termasuk menghadapi Bulgaria yang dinilainya sebagai tim kuat.
“Kita harus fokus. Bulgaria tim bagus, nanti kita analisis dan siapkan pertandingan selanjutnya,” katanya.
Lebih dari Sekadar Dua Gol
Penampilan Beckham dalam laga ini bukan hanya tentang dua gol, tetapi juga tentang bagaimana ia merespons tekanan yang datang sebelum pertandingan.
Di tengah derasnya komentar negatif, ia memilih tetap diam dan menjawab melalui permainan. Sebuah sikap yang menunjukkan bahwa proses, kerja keras, dan ketenangan masih menjadi kunci utama dalam perjalanan seorang pemain muda.
Pesan dari keluarga pun menjadi pengingat agar ia tidak cepat puas.
“Jangan cepat puas, tetap kerja keras dan rendah hati,” kata sang ayah.
Di usia yang masih muda dengan perjalanan karier yang masih panjang, Beckham Putra Nugraha telah menunjukkan bahwa jawaban terbaik atas setiap keraguan bukanlah kata-kata, melainkan pembuktian nyata di atas lapangan.
(UIN Sunan Gunung Djati/ Muhammad Dewa Egi Maulana)










