BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Pawai kendaraan hias dalam rangka Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-215 siap digelar spektakuler pada malam ini. Ajang tahunan yang selalu dinanti warga ini akan menghadirkan 60 kendaraan hias dengan tema “Sumirat Bandung City Light Carnival”, menampilkan kreativitas berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), komunitas, kecamatan, dan BUMD.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, memastikan pihaknya telah menyiapkan skema pengaturan lalu lintas agar jalannya pawai tetap aman dan tertib meski dipastikan akan terjadi kepadatan di sejumlah titik.
“Kami siapkan sekitar 42 personel Dishub yang akan berjaga di simpang-simpang sepanjang rute pawai. Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian dan petugas lapangan lainnya,” kata Rasdian, Sabtu (25/10/2025).
Baca Juga:
Alasan Motor Lebih Siap Adopsi BBM Etanol 10 Persen daripada Mobil
Pawai Mobil Hias Tutup Kemeriahan HJKB ke-215 dengan Gemerlap Cahaya
Pawai akan dimulai dari Balai Kota Bandung selepas Magrib, sekitar pukul 19.00 WIB dan menempuh rute:
Balai Kota – Jalan Wastukencana – Jalan Aceh – Jalan Merdeka – Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan Braga – Jalan Suniaraja – Jalan Otto Iskandardinata (Otista) – Tegalaga.
Seluruh kendaraan peserta akan masuk ke area Balai Kota sejak pukul 13.00 untuk persiapan.
• Urutan 1–15: masuk pukul 13.00–14.00
• Urutan 16–30: pukul 14.00–15.00
• Urutan 31–60: dilanjutkan hingga menjelang sore
Pawai diperkirakan memakan waktu 1–2 jam, dengan panjang iring-iringan mencapai 500–600 meter.
Beberapa ruas jalan akan mengalami penutupan dan pengalihan arus secara situasional.
“Penutupan total hanya dilakukan di Jalan Braga, karena sedang berlangsung juga acara Braga Beken,” jelas Rasdian.
Kendaraan dari arah Merdeka tidak bisa masuk Braga dan diarahkan lurus ke Jalan Naripan. Sementara ruas lain akan diberlakukan buka-tutup arus tergantung kondisi di lapangan.
“Macet pasti ada, tapi kami akan atur sebaik mungkin agar tidak terlalu lama,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran acara, Dishub bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) telah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi, baik untuk tamu undangan maupun masyarakat umum.
• Tamu Undangan: sisi timur dan barat Lapangan Tegalaga
• Masyarakat Umum: area Hubdam, Museum Sri Baduga dan PT INTI
Selain itu, area sekitar Balai Kota juga menyediakan titik parkir tambahan di Jalan Dewi Sartika, sebagian Jalan Jawa dan Bandung Indah Plaza (BIP).
Melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap event seperti HJKB, Rasdian mengungkapkan ke depan Dishub berencana menyusun prosedur tetap (protap) untuk kegiatan karnaval dan pawai di Bandung.
“Tujuannya agar pengaturan rute dan lalu lintas bisa lebih terintegrasi dengan OPD lain, jadi setiap event besar bisa berjalan lebih efisien dan aman,” jelasnya.
Pawai HJKB 2025 bukan sekadar hiburan, tetapi juga simbol kebanggaan warga terhadap kreativitas dan semangat kolaborasi khas Bandung.
Pemerintah Kota Bandung mengimbau masyarakat untuk menikmati acara dengan tertib, mematuhi petunjuk petugas, serta menghindari membawa kendaraan pribadi ke area pusat kota jika tidak diperlukan.
(Kyy/_Usk)











