DLH Bandung Genjot Pengolahan Sampah, Targetkan Kurangi 300 Ton per Hari Saat Musim Hujan

DLH Bandung Genjot Pengolahan Sampah, Targetkan Kurangi 300 Ton per Hari Saat Musim Hujan
Sampah Menggunung di pasar caringin bandung, Selasa (17/12/2024) (dok radio republik indonesia)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID —  Volume sampah di Kota Bandung meningkat tajam seiring datangnya musim hujan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto, mengungkapkan lonjakan paling besar terjadi setiap akhir pekan, terutama pada hari Minggu dan Senin.

Menurutnya, pada hari Minggu tidak ada aktivitas pengangkutan sampah, sehingga terjadi penumpukan sekitar 1.500 ton sampah di berbagai titik. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang kendaraan pengangkut di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) keesokan harinya.

“Setiap hari Minggu sampah tidak diangkut, jadi Senin pagi pasti terjadi lonjakan. Biasanya baru bisa mulai diangkut kembali sekitar siang hari setelah antrean kendaraan di TPA berkurang. Ini sudah jadi rutinitas,” kata Darto, Senin (3/11/2025).

Dari total volume tersebut, hanya sekitar 980 ton yang dapat dibuang ke TPA. Sisanya, sekitar 520 ton, harus diolah melalui fasilitas pengolahan sampah milik DLH. Namun kemampuan pengolahan baru mencapai 160 hingga 200 ton per hari, sehingga masih ada sekitar 200 hingga 300 ton sampah yang menumpuk setiap hari.

Baca Juga:

Jengkel dengan Tindakan Buang Sampah Sembarangan, Warga Astanaanyar Bandung Spil Pelaku dengan Spanduk!

Sampah Sungai di Kota Bandung Jadi Bom Waktu saat Musim Hujan Datang

“Kalau musim hujan, sampah yang masuk bisa lebih banyak karena kiriman dari hulu sungai juga ikut terbawa arus ke wilayah Bandung,” ucapnya.

Untuk mengatasi penumpukan tersebut, DLH menambah empat mesin pengolah sampah baru berteknologi insulator dan pirolisis, yang mampu mengubah sampah menjadi energi dan bahan bakar padat (RDF). 

Masing-masing mesin memiliki kapasitas rata-rata 10 ton per hari, dan ditempatkan di empat wilayah, yakni Gedebage, Rancasari, Sukasari, dan Batununggal.

“Dengan tambahan ini, kami berharap kapasitas pengolahan meningkat. Saat ini totalnya baru sekitar 160–200 ton per hari, tapi target kami di akhir tahun bisa mencapai 300 ton per hari,” ujarnya.

Selain menambah mesin, DLH juga terus mengembangkan teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar. Saat ini Bandung telah memproduksi RDF tipe 2 sebanyak 50 ton per hari, dan tengah menyiapkan produksi RDF tipe 5 yang berbentuk pelet padat sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan.

“Program pengangkutan sampah besar seperti kasur memang masih ada, tapi kami jalankan secara selektif. Fokus utama kami sekarang adalah sampah rumah tangga, karena volumenya jauh lebih besar,” pungkasnya.

Darto menegaskan, meski dihadapkan pada lonjakan volume dan keterbatasan kapasitas, DLH tetap berkomitmen menjaga kebersihan kota agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama musim hujan.

(Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional

2

Kucing Uya Kuya Kembali, Sang Presenter Ungkap Rasa Syukur

3

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

4

Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka

5

Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri