BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampaknya ingin merayakan ulang tahunnya ke-80 dengan cara yang luar biasa bukan dengan pesta megah atau jamuan kenegaraan, melainkan dengan pertarungan UFC di halaman Gedung Putih.
Acara spektakuler yang sebelumnya dijadwalkan pada 4 Juli 2026, bertepatan dengan perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat, kini resmi dipindahkan ke 14 Juni 2026, tepat pada hari ulang tahun Donald Trump.
“Pada tanggal 14 Juni tahun depan, kita akan mengadakan pertarungan UFC besar di Gedung Putih tepat di halaman Gedung Putih,” ujar Trump saat berpidato di hadapan pelaut Angkatan Laut di Norfolk, Virginia, dikutip Selasa (7/10/2025).
Trump tak menyebut bahwa tanggal tersebut adalah hari lahirnya, namun pengumuman itu langsung memicu spekulasi bahwa sang presiden ingin menjadikan ajang UFC sebagai simbol kekuatan pribadi dan politiknya.
Panggung Politik dan Kekuasaan
Menghadirkan Ultimate Fighting Championship (UFC) olahraga paling keras dan populer di kalangan pria ke pusat kekuasaan Amerika, menunjukkan bagaimana Trump kembali memadukan politik, hiburan, dan kekuasaan dalam satu panggung besar.
Kedekatan Trump dengan Presiden UFC Dana White sudah berlangsung lama. Keduanya dikenal bersahabat sejak awal 2000-an, ketika Trump memberikan ruang bagi UFC menggelar event di gedung miliknya saat organisasi itu masih berjuang mencari tempat. Kini, hubungan itu mencapai puncaknya, UFC naik ke panggung politik tertinggi di dunia Gedung Putih.
White bahkan menyebut bahwa acara ini akan menjadi “kartu pertarungan terbesar dalam sejarah UFC”, dengan bintang utama Conor McGregor yang telah memastikan keikutsertaannya.
Baca Juga:
UFC Gedung Putih Bisa Jadi Panggung Comeback Conor McGregor
Pertarungan atau Propaganda?
Pengamat politik menilai langkah Trump ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan bagian dari strategi populis dan simbol kekuasaan maskulin yang kerap ia tampilkan di depan publik.
“Trump selalu memahami nilai simbolik kekerasan terkontrol kekuatan, kemenangan, dan dominasi. UFC di Gedung Putih adalah bentuk teatrikal dari pesan itu,” ujar seorang analis politik di Washington.
Pada ulang tahunnya yang ke-79 tahun ini, Trump juga sempat menggelar parade militer di ibu kota, menandai berdirinya Angkatan Darat AS.
Kini, dengan memindahkan pertarungan UFC ke hari ulang tahunnya, Trump mengubah halaman Gedung Putih menjadi arena kekuatan, baik secara fisik maupun politis.
(Budis)










