BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – OJK Provinsi Jawa Barat menerima Kunjungan Industri pada program “Ngantri” bersama SMK Wira Buana 1 Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini diikuti oleh 75 siswa kelas XI Jurusan Akuntansi Keuangan dan Lembaga, serta Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, beserta dengan guru pendamping.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelejaran berbasis pengalaman guna memperkenalkan peserta didik pada tugas dan fungsi OJK serta karakteristik Pelaku usaha Sektor Keuangan.
Kunjungan diawali dengan sambutan dari Asisten Direktur OJK Jabar, Erwin Setiadi yang memaparkan peran OJK pengawasan Sektor Jasa Keuangan serta Perlindungan Konsumen dan Masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menjelaskan pentingnya peningkatan literasi keuanga, khususnya generasi muda.
Baca Juga:
OJK Jabar Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan via Gerakan Pramuka
OJK Jabar Perluas Edukasi Langsung bagi Masyarakat via Ngantri (Kunjungan Industri)
Muhammad Mudin, Staf OJK Jabar menyampaikan materi bertema “Waspada Pinjaman Online Ilegal dan Keuangan Digital”. Dalam penjelasannya, Mudin menekankan pentingnya bagi para pelajar untuk mengenali ciri-ciri investasi yang resmi dan aman.
Ia juga mengingatkan agar tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi bodong yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, karena hal tersebut justru bisa merugikan.
Para siswa menunjukan antusias yang tinggi pada saat sesi tanya jawab dengan mengajukan berbagai pertanyaan mendalam mengenai peran dan tugas OJK, bagaimana peran OJK dalam mengawasi Lembaga Jasa Keuangan, menangani kasus pelanggaran di sekotr jasa keuangan, serta melindungi konsumen dari maraknya modus aktivitas keuangan ilegal.
Beberapa siswa juga bertanya mengenai peluang magang dan berkarier di OJK, hal tersebut menunjukan ketertarikan mereka terhadap peluang bekerja di OJK dan Sekotr Jasa Keuangan.











