Dosen UNIBI Dorong Komunikasi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Fisik Lewat Kegiatan Membatik

UNIBI
(Foto: Dok. UNIBI)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Upaya membangun kesetaraan dan kemandirian bagi penyandang disabilitas terus digencarkan melalui kegiatan berbasis komunikasi inklusif. Hal itu diwujudkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Komunikasi Inklusif Pembatik Muda sebagai Media Pembentukan Konsep Diri Penyandang Disabilitas Fisik” yang berlangsung di Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel (PPSGHD), Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, pada Jumat (19/9/2025).

Kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan dalam membangun kesetaraan dan kemandirian bagi penyandang disabilitas melalui pendekatan komunikasi inklusif. Kegiatan ini menghadirkan Zulfanida Nurul Sadiyyah, M.I.Kom., dosen Ilmu Komunikasi UNIBI, bersama Fransiska Sulaemasari, S.Psi., seorang psikolog yang mendampingi peserta dalam sesi penguatan konsep diri dan komunikasi positif.

“Komunikasi inklusif adalah jembatan untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan kesadaran diri penyandang disabilitas. Melalui kegiatan kreatif seperti membatik, mereka dapat mengekspresikan identitas sekaligus memperkuat konsep diri yang positif,” ungkap Zulfanida saat sesi pemaparan.

BACA JUGA:

Prodi Ilmu Komunikasi dan DKV UNIBI Gelar PKM Reaktualisasi Usik Sanyiru Padanan Melalui Film Dokumenter dan Workshop Literasi Digital

Pencak Silat dalam Narasi Digital: Program Studi Ilmu Komunikasi UNIBI Hadirkan Pelatihan Copywriting & Storytelling

Sementara itu, Fransiska Sulaemasari menekankan pentingnya dukungan psikologis dalam proses komunikasi yang empatik dan memberdayakan.

“Kegiatan membatik tidak hanya melatih motorik dan kreativitas, tetapi juga menjadi media terapi bagi penerimaan diri dan keseimbangan emosional,” ujarnya.

Program PkM ini menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan lembaga sosial dalam memperkuat nilai-nilai inklusivitas di masyarakat. Melalui pendekatan komunikasi dan kegiatan seni, para pembatik muda difabel di PPSGHD diharapkan mampu membangun kepercayaan diri serta meningkatkan kemandirian sosial dan ekonomi.

Pihak PPSGHD Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menyampaikan apresiasi kepada tim dosen UNIBI atas kontribusi nyata mereka dalam mendukung peningkatan kapasitas komunikasi dan kesejahteraan psikologis bagi penyandang disabilitas fisik.***

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
Raih WTP ke-10, KDS Minta Kinerja dan Pelayanan Terus Ditingkatkan
DJP
DJP Dukung UMKM Naik Kelas via PP Nomor 20 Tahun 2026
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Bupati Bandung Siapkan Langkah Terpadu Tangani Banjir, Sampah, dan Krisis Air saat Kemarau
Spanyol
Prediksi Skor Peru vs Spanyol: La Roja Bidik Kemenangan dalam Laga Uji Coba Internasional
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Berita Lainnya

1

Jembatan Cirahong, Satu-satunya Jembatan Susun di Indonesia

2

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Jadwal Adzan Magrib Lombok Hari Ini 17 Maret 2025

5

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
Headline
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Puluhan Warga Kota Bandung Antusias Ikuti Program Padat Karya Tematik 2026
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik