JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul maraknya kasus keracunan di sejumlah daerah.
DPR, kata Dasco, akan mengawal proses perbaikan tata kelola program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini.
Dasco menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden keracunan makanan dalam pelaksanaan MBG dan menekankan pentingnya investigasi komprehensif.
“Kita meminta BGN menyikapi hal ini dengan serius. Aparat penegak hukum perlu turun lapangan untuk membedakan apakah ini murni keracunan, kelalaian, atau ada unsur kesengajaan,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (26/9/2025).
Politisi Partai Gerindra ini juga mengungkapkan data yang mengkhawatirkan bahwa dari sekitar 8.000 dapur penyelenggara MBG, hanya 34 yang telah memiliki sertifikat higienis.
“Temuan ini harus menjadi perhatian utama dalam proses perbaikan. Kita beri kesempatan kepada BGN untuk melakukan evaluasi yang diperlukan,” tegas Dasco.
Ia menegaskan bahwa DPR melalui komisi teknis terkait akan terus memantau perkembangan kasus keracunan MBG dan menyiapkan langkah-langkah pengawasan.
“Komisi teknis akan mengambil langkah yang diperlukan untuk perbaikan dan evaluasi MBG agar tertata rapi dan tidak terulang kembali kejadian yang tidak diinginkan,” kata Dasco.
BACA JUGA
Update Jumlah Korban Keracunan MBG Bandung Barat Capai 911 Pelajar
SPPG Cijambu Diduga Jadi Sumber Kasus Keracunan MBG Bandung Barat
Meski mendukung program strategis pemerintah, Dasco mengingatkan agar pelaksanaan MBG harus selalu memprioritaskan aspek kesehatan dan keselamatan publik.
Evaluasi yang matang diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, tersebut.
(Aak)











