DPR Pertanyakan Tidak Ada Tindakan APH Soal Transaksi Janggal, Ada Apa?

dpr
(web)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID : Anggota Komisi III DPR RI Supriansa mempertanyakan mengapa hingga saat ini belum ada tindakan dari Aparat Penegak Hukum (APH) terkait transaksi mencurigakan atau janggal yang terjadi di lingkungan Kementerian Keuangan sejak tahun 2009 hingga 2023.

Hal itu dikatakan Supriansa dalam Rapat Kerja Komisi III DPR dengan Komite TPPU di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/4/2023).

“Tahun 2009, ada enam surat belum ada tindak lanjut dari APH. 2010-2011 ada, tapi nilai kecil,” ujar Supriansa.

Pada tahun 2014, ada laporan transaksi mencurigakan sebesar Rp55 triliun yang tidak ditindaklanjuti oleh APH. Sementara pada enam tahun kemudian, terdapat transaksi mencurigakan sebesar Rp199 triliun.

“Data ini sangat membantu kami melahirkan kesimpulan sementara dari penilaian saya, bahwa apa kendala yang dihadapi APH kita sehingga tidak menindaklanjuti 9 poin itu,” katanya.

BACA JUGA: Di Tengah Kehebohan Rp349 Triliun, DPR Diusik Netizen di Medsos

Supriansa mengungkapkan bahwa dari 15 laporan yang ada, hanya enam laporan yang sudah ditindaklanjuti oleh APH. Dia juga mempertanyakan tindak lanjut dari transaksi sebesar Rp275 triliun yang merupakan jumlah transaksi dari 200 surat yang dilayangkan PPATK ke Kemenkeu.

Supriansa mempertanyakan peran aparat penegak hukum dalam mengatasi skandal uang ilegal yang terjadi di Kementerian Keuangan. Dia menanyakan apakah kendala ada pada APH, polisi, KPK, atau kejaksaan, bea cukai, mengingat ada empat lembaga tersebut yang berwenang menangani kasus ini.

Namun, Supriansa mengapresiasi upaya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam mengungkapkan kasus ini ke publik dan berharap ada upaya untuk menjernihkan skandal tersebut.

Dia juga menyoroti bahwa jika transaksi sebesar Rp275 triliun tersebut digunakan untuk membangun usaha kecil dan menengah, akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
library_upload_21_2022_09_kroasia_68dcdef
Prediksi Skor Kroasia vs Belgia, Duel Dua Raksasa Eropa di Stadion Rujevica
duel-senegal-kolombia5_ratio-16x9
Prediksi Skor Kolombia vs Kosta Rika, Los Cafeteros Bidik Kebangkitan di El Campin
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan Ekspresi Seni Masyarakat
Pameran Pojok Carita di Kiara Artha Park, Farhan: Ekspresi Seni Masyarakat
WhatsApp Image 2026-05-31 at 18.57
Pemkot Bandung Edukasi Warga Pentingnya Cegah Kebakaran Sejak Dini
andrea-kimi-antonelli-test-mercedes-amg-f1-sl-2024-1067608
Kimi Antonelli Unggul 43 Poin, Juan Pablo Montoya Ingatkan Bahaya Terlalu Cepat Berpuas Diri
Berita Lainnya

1

2

Profil Hard Gumay, Paranormal yang Ramalkan Perceraian Andre Taulany

3

Jangan Yalla Shoot, Link Streaming dan Prediksi Singapura U16 dan Laos AFF 2024

4

Tinggalkan Situs Streaming IDLIX, Ini Bahaya yang Mengintai

5

Cara Melihat Sandi Email Melalui Browser
Headline
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Penataan Terminal Cicaheum, Dialog dengan Pedagang dan Operator Angkutan Diintensifkan
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Bisa Jadi Momentum Emas Bandung Mendunia
23DECEMBER25_HIC_Xmas_wishlist_in_the_buildup_to_Egypt_vs_South_Africa_16-9
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Nicaragua, Tim Bafana Incar Kemenangan Meyakinkan di Johannesburg